Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Vladimir Petkovic Sebut Kartu Merah Jadi Biang Kekalahan Swiss dari Spanyol

Pelatih Swiss Petkovic sebut kartu merah jadi pukulan timnya saat hadapi Spanyol.(marca.com/EFE)rok.

MURIANEWS, Saint Petersburg- Kekalahan Swiss dari Spanyol di Babak Perempat Final Europa membuat pelatihnya Vladimir Petkovic kecewa. Lebih dari segala yang terjadi, Petkovic menuding kartu merah bagi pemainnya sebagai biang kekalahan.

Pertandingan Swiss Vs Spanyol di Stadio Krestovsky, Saint Petersburg, memang diwarnai kartu merah untuk pemain Swiss Remo Freuller di babak kedua. Namun meski bermain dengan hanya 10 orang saja, Swiss masih mampu mereporkan Spanyol.

“Sayangnya, kartu merah telah mempengaruhi kinerja permainan kami. Saya tidak melihat permainannya apakah berjalan dengan baik, tapi saya pikir itu sangat ketat,” kata Petkovic memberikan komentar mengenai pertandingan timnya melawan Spanyol.

Keputusan yang diambil wasit dengan mencabut kartu merah sangat mengejutkan dirinya. Meskipun dirinya mengakui bahwa itu adalah pelanggaran, tetap saja ganjaran kartu merah membuat dirinya tidak percaya.

“Di Liga Inggris, permainan seperti itu busuk. Tapi tidak pernah kartu merah. Mungkin itu keputusan wasit, tapi itu keputusan yang berat. Kami harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit untuk waktu yang lama melawan tim yang begitu kuat. Itu sangat sulit bagi kami,” katanya dengan nada kecewa.

Terlepas dari hasil pertandingan, Petkovic menyatakan para pemainnya tetap layak pulang dengan kepala tegak. Upaya pemainnya di babak tambahan waktu, pada akhirnya berpengaruh pada keberhasilan para pemainnya di babak tendangan pinalti.

“Saya selalu positif. Saya sangat bangga dengan pemain saya. Semua pemain saya adalah pahlawan malam ini. Saya tidak boleh mengeluh tentang apapun. Saya angkat topi untuk para pemain saya. Kami sudah memberikan segalanya, dan kami hampir ke Semi final,” tambahnya.

Pada babak adu tendangan pinalti, Swiss mencetak satu gol, melewatkan satu tendangan dan dua tendangan lainnya berhasil diblok oleh kiper Spanyol. Kekalahan akhirnya membuat mereka terhenti meski sudah mengalahkan raksasa Prancis.

“Beberapa pemaina datang ke babak pinalti sangat Lelah. Pinalti selalu soal lotere dan kali ini kami kalah,” keluhnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...