Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BOR RSUD Soewondo Pati  Capai 100 Persen, Antrean di IGD Masih Terjadi

Aktivitas nakes di depan IGD RSUD Soewondo Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Pati masih terus terjadi. Bahkan sejumlah rumah sakit yang diintruksikan untuk membuka ruang isolasi baru, nampaknya masih terkendala berbagai hal.

Seperti saat ini, untuk Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Soewondo Pati saat ini sudah mencapai 100 persen.

Padahal rumah sakit tersebut menjadi rujukan warga Bumi Mina Tani untuk penanganan Covid-19. Karena jumlah ruangan isolasi yang cukup banyak, di rumah sakit tersebut juga mempunyai laboratorium PCR. Namun kini ruang isolasinya telah penuh.

Direktur RSUD Soewondo Edy Siswanto mengatakan, kondisi BOR untuk pasien Covid-19 saat ini sudah 100 persen penuh. Bahkan masih ada sekitar 30 pasien yang antre di Instalasi Gawat Darurat untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Kondisinya penuh. Untuk membuka BOR baru, kami masih terkendala nakes dan sejumlah alat kesehatan lain. Apalagi, nakes kami masih ada yang menjalani isolasi mandiri,” katanya, Sabtu (3/7/2021).

Dia menyebut, untuk bed isolasi, RSUD Soewondo menyediakan ada 123 bed. Itu pun masih dibagi untuk isolasi prenatal, yakni dikhususkan untuk bayi yang menderita covid-19. Kemudian ada lagi tempat isolasi khusus untuk ibu hamil.

Edy menyebut, beberapa hari terakhir, antara pasien yang masuk dan pasien yang keluar, diakui lebih banyak pasien yang masuk. Hal ini yang membuat pasien terkadang harus dilakukan perawatan di luar IGD.

Namun, semua yang ada di IGD tersebut diakui sudah ada yang dilakukan pemeriksaan untuk kemudian menunggu dimasukkan ke bangsal perawatan.

Selain itu ada juga yang baru masuk dan menunggu hasil pemeriksaan PCR maupun rontgen untuk mengetahui apakah pasien tersebut masuk kategori Covid-19 atau tidak.

“Ketika pasien datang di rumah sakit, kami harus memeriksa dulu, apakah ini pasien biasa atau Covid-19. Karena itu, kami harus periksa menggunakan swab PCR dan rontgen untuk memastikan,” imbuhnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...