Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pantau Penyekatan di Klaten, Kapolda Jateng: Tak Bawa Bukti Vaksin dan Swab Silahkan Putar Balik

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. (Solopos-Ponco Suseno)

MURIANEWS, Klaten — Berbagai upaya dilakukan Polda Jateng untuk mendukung PPKM Darurat yang dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan melaksanakan penyekatan di perbatasan Jateng-DIY.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memantau langsung pelaksanaan penyekatan perbatasan di Prambanan, Klaten, Sabtu (3/7/2021).

Tim gabungan yang melakukan check point atau penyekatan di kawasan perbatasan menyasar sejumlah kendaraan roda empat berpelat luar daerah dari arah Yogya ke Jateng.

Di kesempatan itu, tim gabungan mengecek surat-surat penting kendaraan atau pun ada tidaknya surat keterangan hasil swab antigen/PCR. Tim gabungan terlibat dalam penyekatan yakni Polres Klaten, Kodim Klaten, Satpol PP Klaten, Dishub Klaten, dan lainnya.

“Penyekatan ini untuk memberikan penerangan atau pun mengedukasi masyarakat bahwa sekarang sudah dimulai PPKM darurat. Lalu mengingatkan warga yang bepergian harus sudah divaksinasi dan membawa hasil swab negatif Covid-19,” kata Irjen Pol Ahmad Luthfi seperti dikutip Solopos.com.

“Jika tidak membawa itu (bukti vaksin dan swab), disuruh melengkapi alias putar balik. Ini untuk memberikan efek getar agar betul-betul menaati protokol kesehatan,” tambah Kapolda Jateng.

Ahmad Luthfi mengatakan jajaran Polda Jateng juga telah berperan aktif mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di tengah pandemi Covid-19. Sejauh ini, Polda Jateng memiliki 325 gerai vaksinasi Covid-19.

“Itu tersebar di 110 lokasi. Untuk target, terus berkembang,” katanya.

Sebelum menggelar penyekatan PPKM darurat, tim gabungan telah terlebih dahulu menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka PPKM Darurat di Mapolres Klaten, Sabtu pagi. Setelah apel dilanjutkan penyemprotan disinfektan menggunakan mobil water cannon di sepanjang jalan Pemuda Klaten.

Sebagaimana diketahui, PPKM darurat berlangsung 3-20 Juli 2021.

“Mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan. Itu untuk pencegahan persebaran Covid-19. Kami mengucapkan terima kasih ke seluruh pihak yang terlibat dalam apel kali ini,” kata Wakil Bupati (Wabup) Klaten, Yoga Hardaya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...