Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

MUI Jepara Imbau Warga Salat Iduladha di Rumah Saat PPKM Darurat, Kurban di Hari Tasyrik

Mashudi, Ketua MUI Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dalam Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pemerintah melarang kegiatan keagamaan yang menimbulkan kerumunan. Tidak hanya itu, pemerintah juga menutup sementara tempat ibadah dalam dua pekan ke depan.

Di Kota Ukir Jepara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara menginstruksikan agar salat Jumat berjemaah di masjid ditiadakan. Bukan hanya itu, MUI juga meminta agar umat muslim tidak melaskanakan salat Iduladha berjemaah di masjid. Melainkan di rumah masing-masing.

Iduladha sendiri diperkirakan jatuh pada 20 Juli 2021 saat PPKM Darurat masih berlangsung.

“MUI Jepara konsisten mendukung kebijakan pemerintah tentang PPKM Darurat. Salat Jumat untuk dua pekan ke depan diganti dengan salat zuhur. Begitu juga dengan salat-salat jemaah yang lain,” ujar Ketua MUI Jepara, Mashudi, Jumat (2/7/2021).

Mashudi menegaskan, jika pihak takmir masjid tidak mampu menjalankan ibadah salat Jumat dengan protokol ketat, pihaknya melarang agar jangan menjalankannya di masjid.

Tak hanya salat id, MUI Jepara juga melarang penyembelihan hewan kurban pada hari H Idul Adha. Terutama ketika menimbulkan kerumunan. Mashudi menganjurkan, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setelah tanggal 20 Juli nanti.

“Kami sarankan (penyembelihan hewan kurban, red) setelah tanggal 20 Juli. Jadi pas hari tasyrik. Kan, ada tiga hari. Itu bisa dimaksimalkan. Sebab saat ini Jepara masih zona merah,” ujar Mashudi.

Seperti diketahui, Kabupaten Jepara masuk dalam zona merah asessmen tiga. PPKM Darurat dilaksanakan mulai Sabtu (3/7/2021( besok, hingga 20 Juli 2021.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...