Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi, RS Aisyiyah Kudus Kesulitan Rekrut Tenaga Kesehatan

Petugas Administrasi di RS Aisyiah Kudus tengah mengecek data pasien dengan mengenakan APD. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Direktur RS Aisyiyah Kudus dr Hilal Ariadi tidak menampik jika saat ini mengalami kesulitan merekrut tenaga kesehatan (nakes). Penyebabnya karena pandemi.

Mulai Senin (14/6/2021) lalu, RS Aisyiyah melakukan rekrutmen nakes. Terdiri dari perawat dan analis kesehatan.

Hilal Ariadi menjelaskan, secara keseluruhan di RS Aisyiyah Kudus ada 400 nakes. Beberapa waktu lalu saat terjadi lonjakan kasus, terdapat 60 nakes yang terpapar Covid-19. Saat ini dari 60 nakes yang terpapar, sebanyak 10 nakes masih menjalani perawatan.

“Kami akui banyak yang takut menjadi nakes karena kondisi Covid-19 ini. Kami sudah minta bantuan juga ke Dinas Kesehatan Provinsi dan DKK Kudus. Selain itu kami juga minta bantuan ke jejaring rumah sakit Muhammadiyah,” katanya, Jumat (2/7/2021).

Terbaru, dokter Hilal menyampaikan ada bantuan tambahan tenaga kesehatan yang magang sebanyak 10 orang. Selain itu dari rumah sakit jejaring Muhammadiyah juga ada bantuan alat.

Alhamdulillah ada bantuan tenaga SDM dan juga bantuan alat kesehatan dari rumah sakit jejaring. Selain itu ada bantuan juga ventilator HFNC (High Flow Nasal Cannula),” ungkapnya.

Ditanya soal penanganan pandemi Covid-19, dokter Hilal mengatakan perlu ada beberapa hal yang harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Penanganan dari hulu yang dimaksud yakni mengampanyekan 5M dan 3T yang harus dilakukan semua pihak.

Sementara penangan hilir yang disampaikan oleh dokter Hilal terkait kesiapan rumah sakit selama pandemi Covid-19. Kesiapannya dilakukan dalam bentuk mempersiapkan kapasitas tempat tidur dan menambah nakes.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...