Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Darurat Jawa Bali: Menkes Beberkan Cara Penilaian Level 3 dan 4

Jalan utama di Desa Loram Kulon, Kudus ditutup setelah menyebarnya kasus corona di desa itu. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah pusat mengambil kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Setidaknya ada dua penilaian level yang dijadikan acuan daerah yang terkena kebijakan tersebut.

Dua level asesmen pandemi itu terdiri dari level 3 dan level 4. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan tolok ukur penilaian level tiga dan empat itu.

“Laju penularan itu diukur lewat tiga hal. Yakni banyaknya kasus konfirmasi setiap seribu penduduk, jumlah pasien Covid-19 yang masuk rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal,” kata Menkes dalam siaran pers yang ditayangkan akun YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Kamis (1/7/2021).

“Tiga indikator itu harus konsisten. Kemudian kapasitas respon dari daerah tersebut yang diukur dari kapasitas testing, tracing, dan bed occupancy rate,” tambahnya.

Menkes menjelaskan, daerah yang masuk dalam level 3 dihitung berdasarkan 50-150 kasus per 100 ribu penduduk tiap minggu. Sementara untuk level empat kasus konfirmasinya lebih dari 150 kasus per 100 ribu penduduk tiap minggu.

Kriteria penentuan Level 3 dan Level 4. (Tangkap Layar)

“Penentuan level tersebut berdasarkan WHO yang baru. Jadi penentuannya dari situ,” ujar Menkes.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan beberapa wilayah yang masuk level 3 dan level 4.

Untuk daerah yang masuk level tiga di Jateng, meliputi Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Kabupaten Semarang, Purworejo, Purbalingga, Pemalang, dan Pekalongan.

Lalu ada Magelang, Kendal, Karanganyar, Jepara, Demak, Cilacap, Brebes, Boyolali, Batang, Banjarnegara, dan Kota Pekalongan.

Sementara untuk kabupaten/kota di Jateng yang masuk level empat terdiri dari Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas, Tegal, Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Magelang.

Luhut menambahkan, bagi daerah Kabupaten dan Kota yang tidak termasuk cakupan area PPKM Darurat tetap memberlakukan PPKM berbasis Mikro. Tentunya dengan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...