Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Malam Ini Pemalang Kembali Berlakukan Jam Malam

Ilustrasi Jam malam selama pandemi Covid-19. (dok. Solopos)

MURIANEWS, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali memberlakukan jam malam. Rencananya, jam malam tersebut akan dimulai Kamis (1/7/2021) pukul 21.00 WIB.

Sekda Kabupaten Pemalang, M Arifin mengatakan, jam malam ini merupakan langkah untuk mengendalikan lonjakan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Pemalang. Apalagi, Kabupaten Pemalang masih dinyatakan masuk zona merah.

“Untuk itulah diperlukan terobosan dan tindakan nyata yang luar biasa dari satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang sebagai upaya untuk menekan lonjakan angka kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Pemalang,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pemalang yakni memberlakukan kembali jam malam di Kabupaten Pemalang.

“Sudah disepakati Kapolres dan Dandim untuk menyusun Perbup tentang pemberlakuan jam malam. Ini dimaksudkan agar kami langsung action di lapangan,” ujar Arifin.

Sedangkan terkait dengan sanksi yang akan dikenakan ketika ada pelanggaran oleh para pedagang bandel yang jualan pada malam hari, Arifin menjelaskan saksi akan dilakukan secara bertahap, dari mulai teguran lisan, teguran tertulis hingga penutupan sementara.

Dalam hal ini pihaknya tidak bermaksud menutup rezeki orang namun masyarakat juga menyadari bahwa kelalaian sekelompok orang dapat menyebabkan kematian bagi orang lain.

“Sebelumnya secara sporadis bersama–sama dengan kecamatan dan desa akan melakukan sosialisasi sehingga masyarakat menyadari bahwa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah kewajiban bersama,” ujar Arifin.

Sebelumnya Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, menyampaikan Pemkab Pemalang akan melakukan program jam malam. Artinya mulai pukul 21.00 WIB kegiatan masyarakat supaya dihentikan.

“Toko–toko tutup dan mengimbau untuk selalu menggunakan masker karena kami terapkan denda bagi yang tidak pakai masker agar ada efek jera untuk lebih aktif menggunakan masker,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...