Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemerintah Jepara Akan Gelar Vaksinasi di Pasar Tradisional

Salah satu warga mengikuti vaksinasi di Gedung Wanita Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Vaksinasi di Kota Ukir terus digalakkan. Pemerintah menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat. Dalam waktu dekat, vaksinasi akan digelar di pasar-pasar tradisional.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mudrikatun menyatakan, akan segera menjalankan program vaksinasi massal terbaru. Yaitu di pasar-pasar seluruh wilayah Jepara. Di kabupaten ini ada sepuluh pasar tradisional yang besar, dengan jumlah pedagang ribuan orang.

“Vaksinasi di pasar kami khususkan ke pedagang-pedagang. Kalau bisa, pengunjung juga kita vaksin,” kata Mudrikatun, Kamis (1/7/2021).

Melalui vaksinasi di pasar-pasar ini, lanjut Mudrikatun, diharapkan mampu mencapai target. Dalam sepekan terakhir, pemerintah menargetkan dalam sehari 4.000 orang yang tervaksin.

Untuk mencapai target itu, Mudrikatun membaginya di 60 fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, Puskesmas, sampai klinik-klinik kesehatan. Untuk Puskesmas dan klinik kesehatan, masing-masing ditarget 150 orang tervaksin sehari.

Selain itu, dua hari ini, DKK Jepara juga menggelar gebyar vaksinasi di Gedung Wanita Jepara. Hasilnya cukup memuaskan. Lebih dari dua ribu dosis vaksin ludes dalam gebyar tersebut. “Vaksinasi jalan terus. Pokoknya kita gas pol rem dol,” tegas Mudrikatun.

Mudrikatun menambahkan, vaksinasi juga dilaksanakan di desa-desa. Melalui bidan desa, dosis-dosis vaksin disuntikkan kepada seluruh warga yang memenuhi syarat.

Mudrikatun tidak menampik bahwa vaksinasi di tingkat desa sejauh ini capaiannya masih minim. Bahkan, terdapat desa yang dalam satu hari hanya mampu memvaksin kurang dari sepuluh orang.

Untuk itu, pihaknya kini menggenjot kinerja seluruh nakes yang bertugas untuk mencapai target.

“Kita akui memang di desa-desa masih banyak warga yang enggan divaksin. Untuk itu, salah satu yang kita lakukan ya, lewat pasar-pasar ini. Karena enggak mungkin kalau pedagang mau sehari tak berjualan di pasar hanya untuk bisa vaksin di desa. Mereka tetap mementingkan pekerjannya, supaya bisa makan,” terang Mudrikatun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...