Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

26 Wisudawan Terbaik IAIN Kudus Diwisuda Langsung di Kampus, Lainnya Secara Online

Prosesi wisuda di IAIN Kudus yang digelar secara online. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus kembali menggelar wisuda sarjana dan pascasarjana dengan sistem online, Rabu (30/6/2021) pagi.

Wisuda yang ke-29 sarjana dan ke-11 pascasarjana itu diikuti 760 wisudawan sarjana dan 51 wisudawan pasca sarjana dari berbagai program studi. Totalnya ada 811 wisudawan.

Pihak kampus juga menyelenggarakan sidang senat terbuka dan pemindahan kucir secara simbolis di Aula Rektorat IAIN Kudus dengan jumlah peserta terbatas.

Mereka yang dihadirkan secara langsung yakni 26 wisudawan dan wisudawati terbaik. Namun, dengan tetap menekan protokol kesehatan ketat.

Sementara peserta wisuda lainnya mengikuti sidang senat terbuka secara daring dari rumah masing- masing. Meski digelar secara daring, tak mengurangi kesakralan prosesi wisuda. Para wisudawan dan wisudawati tetap menggunakan jubah dan toga wisuda.

Rektor IAIN Kudus Mudzakir mengatakan, pelaksanaan wisuda memang harus dilaksanakan dengan sistem online karena menyesuaikan kondisi pandemi. Terlebih, pihaknya juga memberikan kesempatan untuk wisudawan agar segera diwisuda agar bisa ikut serta mendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Kalau diundur menunggu bisa wisuda tatap muka ya kasian mahasiswanya apalagi sudah banyak yang siap untuk diwisuda. Kami ucapkan selamat dan sukses untuk 811 mahasiswa yang kini telah diwisuda,” katanya (30/6/2021).

Ia pun berpesan kepada wisudawan agar tetap semangat menghadapi ketidakpastian di tengah pandemi ini, sangatlah diperlukan komponen dasar untuk menjadikan lulusan yang siap untuk menyambut masa baru ini.

Bekal karakter, akhlak, moral dan kinerja yang baik harus dimiliki para wisudawan. Seperti iman, takwa, jujur, rendah hati, kerja keras, ulet, tuntas dan yang terakhir tidak mudah menyerah.

Kemudian, kompetensi yang sekiranya harus dimiliki para wisudawan, seperti, kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Dan yang terakhir adalah meningkatkan literasi baca atau keterbukaan wawasan.

“Kami berpesan wisudawan harus bisa menyesuaikan dengan New Normal dan kami juga berterimakasih kepada orang tua wisudawan  yang selama ini telah mendukung dan bisa menerima keadaan yang memang mengharuskan segala kegiatan harus diadakan secara daring,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...