Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Di Jepara, Seribu Vaksin Ludes dalam Waktu Tiga Jam

Antrean gebyar vaksinasi di Gedung Wanita Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Gebyar vaksinasi yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Rabu (30/6/2021) terbilang sukses. Pasalnya, hanya dalam waktu tiga jam, seribu vaksin ludes diserbu masyarakat.

DKK Jepara menjadwalkan vaksinasi hari ini dimulai pukul 08.00 WIB. Namun, ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat sudah mengantre di depan gerbang Gedung Wanita.

Nur Mahmudah (30), salah satu peserta vaksinasi asal Kecamatan Jepara, mengaku rela meninggalkan pekerjannya demi mendapatkan vaksin. Beruntung pihak perusahan tempat ia bekerja memberikan izin.

“Ini saya izin ninggalin kerjaan sebentar. Kalau kita nunggu kan, ada yang berbayar. Kalau ada yang gratis kenapa enggak mau,” kata Mahmudah, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, vaksinasi sangat penting. Sebab, selain menjaga diri, kekebalan imunitas yang timbul dari vaksin juga bisa melindungi keluarga dan orang terdekat.

“Kalau kita tidak vaksin, prosesnya (pandemi, red) akan lama. Kita sudah ingin kondisi kembali normal,” ujar dia.

Sementara itu, Nur Aini, warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, gagal mendapatkan vaksin hari ini. Sebab, ia datang terlambat. Namun, dirinya tetap akan kembali besok pagi.

“Saya terlambat ini. Formulirnya sudah kehabisan. Katanya kuotanya cuma seribu. Besok saya datang lebih pagi lah. Katanya jam tujuh sudah dimulai,” ujar dia.

Sedangkan, Bupati Jepara Dian Kristiandi, menyebut seribu formulir peserta vaksin ludes hanya sekitar tiga jam. Bahkan, tak sedikit warga yang terpaksa pulang meski belum tervaksin.

“Kita targetkan 3.900 vaksin per hari di semua fasilitas kesehatan. Hari ini di Gedung Wanita kita pusatkan supaya bisa dipercepat vaksinasinya. Di sini dua hari. Nanti kita evaluasi,” kata Andi saat meninjau vaksinasi.

Jika vaksinasi terpusat dirasa efektif, Andi akan melanjutkannya. Dari seribu orang yang divaksin hari ini, tidak ditemukan satupun peserta yang terkena Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...