Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Update Covid-19 Kudus, Kasus Aktif Menurun ke 1.541 Orang

Petugas RSUD Kudus saat berjalan ke luar ruang isolasi pasien Covid-19. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus kembali mencatatkan penambahan jumlah pasien Covid-19 di atas 200 orang. Yakni sebanyak 224 orang. Namun, jumlah tersebut diimbangi dengan penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 254 orang.

Sementara pasien meninggal tercatat bertambah sebanyak 22 orang. Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus kini pun menurun kembali dari hari sebelumnya. Yakni di angka 1.541 orang, dari hari sebelumnya 1.585 orang.

“Untuk jumlah konfirmasi pasien sembuh berada di angka 11.243 orang, dan pasien meninggal sebanyak 1.156 orang dari total konfirmasi sebanyak 13.940 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten (DKK) Badai Ismoyo, Rabu (30/6/2021).

Penurunan kasus aktif, lanjut Badai, telah terjadi sejak empat hari belakangan. Hal tersebut dikarenakan jumlah pasien sembuh selalu melebihi pasien baru. Penurunan, kata dia, sudah dimulai sejak tanggal 26 Juni kemarin.

Lebih rinci, Badai mengatakan pada tanggal 26 Juni jumlah aktif berada di angka 1.803, kemudian tanggal 27 Juni terdapat 1.694 orang, kemudian pada tanggal 28 Juni menurun ke 1.585 orang, dan pada tanggal 29 Juni kemarin menurun ke 1.541 kasus.

“Kasusnya belakangan ini mengalami penurunan walau semalam memang ada penambahan kasus lumayan banyak,” ujarnya.

Sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus pun kini dikategorikan sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. Namun secara keseluruhan, Kabupaten Kudus masih dikategorikan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu pihaknya berharap masyarakat bisa melaksanakan disiplin protokol kesehatan secara baik dan benar.Penerapan prokesnya, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Serta mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan, sehingga bisa memutus rantai penularan virus ini,” jelas Badai.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...