Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Inggris Berhasil ‘Mengiris’ Jerman, Menjadi Akhir Joachim Low Tangani Der Panzer

Joachim Low seusai laga konta Inggris.(facebook.com/DFBTeamEN)

MURIANEWS, London- Tim Nasional Inggris mencatat kemenangan penting dan berserjarah, saat menghadapi Tim Jerman, di Babak 16 Besar Euro 2020, Rabu (30/6/2021) tengah malam WIB. Pasukan Gareth Southgate berhasil menang 2-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, London tersebut.

Pertemuan Inggris Vs Jerman selalu menjadi perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Termasuk pada pertandingan malam tadi, saat kedua tim bertemu pertama kalinya dalam sebuah turnamen resmi, sejak 1996.

Kemenangan 2-0 Inggris tercipta setelah Raheem Steling kembali mencetak gol untuk timnya pada menit ke-75. Sedangkan gol kedua Inggris diciptakan oleh Harry Kane pada menit ke-80. Hasil ini membuat Inggris melaju ke perempat final, menghadapi Ukraina yang berhasil menang dari Swedia, 2-1.

Inggris yang sering ‘tersandung’ saat berhadapan dengan Jerman, kali ini bermain dengan penuh kepastian. Kedua tim bermain sama-sama menyerang, dengan penguasaan bola yang bisa dikatakan berimbang. Permainan terbuka benar-benar tersaji dalam pertandingan ini.

Kekalahan Jerman pada pertandingan ini juga menandai berakhirnya tugas Joachim Low sebagai pelatih Jerman. Low sudah menyatakan akan mundur dari jabatannya usai Euro 2020. Dengan tersingkirnya Jerman, maka dirinya resmi menyelesaikan tugasnya di Tim Jerman.

Jochim Low selama 15 tahun terakhir menjadi pelatih Tim Nasional Jerman. Meski harus mengambil kekalahan, sebagai penanda akhir periodenya di Jerman, Low menyatakan bisa menerima hasil ini.

“Dalam 15 tahun ini ada banyak hal positif, saya berpartisipasi di Piala Dunia rumah kami pada tahun 2006 (sebagai asisten pelatih), kami berkembang lebih lanjut, kami memenangkan gelar pada tahun 2014 sebagai puncaknya, kemudian Piala Konfederasi pada tahun 2017 dengan tim muda,” ujar Low memberi kesan.

“Ada ikatan yang sangat kuat yang telah dibuat, sejak 2018 kami memiliki beberapa kejadian.
Yang tersisa adalah banyak momen dengan banyak orang dan kemenangan, beberapa kekalahan juga, saya telah belajar dari sana,” tambahnya.

Kekalahan dari Inggris tentu saja tetap menerbitkan kekecewaan bagi dirinya. Bahkan hal itu memerlukan waktu untuk bisa melupakannya. Joachim Low menyatakan tetap berterima kasih kepada para pemainnya.

“Kekecewaan itu hadir, akan bertahan untuk sementara waktu, ini jelas, Anda tidak segera melupakannya, Anda akan membutuhkan waktu tertentu tetapi saya yakin banyak hal positif yang dapat saya ambil dari 15 tahun ini,” ungkapnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Evening Standart

Comments
Loading...