Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Ada Ramai-Ramai di Sedekah Bumi di Desa Tunahan Jepara

Kaum ibu sedang menyiapkan makanan untuk sedekah bumi di Desa Tunahan, Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dalam hitungan bulan Jawa, bulan Apit atau Zulqaidah merupakan bulan di mana sebagian besar desa di Jepara menghelat sedekah bumi. Namun, lantaran masih pandemi, perhelatan atau pesta rakyat desa itu tidak digelar dengan keramaian.

Salah satu desa yang tidak menghelat keramaian sedekah bumi adalah Desa Tunahan, Kecamatan Keling, Jepara. Meski sedekah bumi menjadi sarana perhelatan rasa syukur, Pemerintah Desa Tunahan memilih untuk menyelenggarakannya dengan terbatas dan sederhana.

Petinggi Desa Tunahan, Kaswoto Biantoro, menyebut bahwa sedekah bumi di desanya jatuh pada 28 Juni 2021. Rentetan acara diselenggarakan setidaknya dalam sepekan.

Kaswoto mengatakan, pelaksanaan sedekah bumi tahun ini memang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelum adanya pandemi. Pihaknya tidak mau ambil risiko dengan mengundang kerumunan bisa menyebabkan tersebarnya Covid-19.

“Yang biasanya dilaksanakan secara ramai dengan adanya ritual-ritual akan tetapi pelaksanaan pada tahun ini dilaksanakan secara sederhana dikarenakan masih pada masa pandemi,” ujar Kaswoto.

Ia menyebut, pelaksanaan sedekah bumi kali ini dilakukan dengan melaksanakan tasyakuran atau doa bersama secara terbatas. Hanya beberapa kalangan yang diundang dalam acara inti.

“Peserta hanya perangkat desa, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama. Terutama waktu selamatan di punden leluhur,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Tunas Karya, Gatot Priambodo Agusta, menyatakan bahwa melalui sedekah bumi, diharapkan tradisi leluhur bisa dilestarikan. Meskipun di masa pandemi, tradisi itu masih bisa dijalankan.

“Tugas kita sebagai pemuda ini mewarisi tradisi dari para leluhur. Budaya yang ada harus kita lestarikan,” ucap Gatot.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...