Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sekda dan Kepala DPMD Sragen Positif Covid-19, Bupati: Semua Kontak Erat Sudah Diswab

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati (dua dari kanan) menyuntikkan vaksin pada lengan kiri Sekda Tatag Prabawanto di Kantor UPTPK Sragen, Senin (22/2/2021). (Solopos/Tri Rahayu)

MURIANEWS, Sragen – Kasus Covid-19 di Sragen kembali menggeliat. Kali ini dua pejabat Pemkab Sragen yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sragen Joko Suratno terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski dinyatakan positif, kedua pejabat eselon II Pemkab Sragen itu menjalani isolasi mandiri di rumah sambil bekerja dari rumah (work from home).

Satgas Covid-19 yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan tracking terhadap kontak erat keduanya. Sebagian besar juga sudah ditest. Hasilnya mayoritas negatif Covid-19.

Dikutip Solopos.com, Tatag mengakui dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu pihaknya juga masih menjalani isolasi mandiri. “Iya benar. Isolasi mandiri,” katanya

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga membenarkan informasi tersebut.

Tracing langsung dilakukan tadi siang. Saya, Pak Wabup, para asisten melakukan swab antigen dan hasilnya negatif semua. Kami kontak erat dengan Pak Sekda beberapa hari terakhir,” kata Yuni sepulang dari tinjauan ke gedung eks SDN 2 Kragilan, Gemolong, Selasa (29/6/2021).

Selain Sekda, Kepala DPMD Sragen Joko Suratno yang positif Covid-19 juga melaksanakan isolasi mandiri di rumah sembari WFH. Joko saat dihubungi Solopos.com mengaku positif corona setelah menjalani tes cepat molekuler (TCM) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen.

“Iya, saya positif dari hasil TCM DKK Sragen pada Jumat [25/6/2021] lalu. Kebetulan tanpa gejala. Tinggal tingkatkan imun, makan makanan sehat, olahraga, dhedhe [berjemur], dan seterusnya. Selalu dibuat optimistis dan senang,” ujarnya.

Sekretaris DPMD Sragen, Hiladawati Aziroh, menerangkan awalnya ada pegawai DPMD berinisial A yang positif Covid-19. Dari kasus itu kemudian dilakukan tracing kontak erat sebanyak 16 orang pada Senin (21/6/2021) dan hasilnya negatif.

Ia mengatakan tes swab kedua dari tracing A dilakukan pada Jumat. “Nah, pada Jumat itulah kami mendapat kabar Pak Joko juga positif Covid-19 dari hasil tes di Labkesda Sragen. Kemudian dari kontak erat Pak Joko, ada tracing lagi 14 orang dan hasilnya negatif juga,” ujar Watik, sapaannya.

Ia mengatakan selain tracing 30 orang itu, ada juga dua orang pegawai yang tes swab mandiri. Untuk kegiatan kantor, lanjutnya, sementara ini para pegawai WFH.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...