Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Besok Pagi Pemerintah Jepara Gelar Vaksinasi Massal Gratis di Gedung Wanita

Proses vaksinasi Covid-19. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Program vaksinasi di Jepara terus digencarkan. Selama dua hari mendatang mulai Rabu (30/6/2021), pemerintah melaksanakan vaksinasi massal secara gratis di Gedung Wanita Jepara.

Selain di Gedung Wanita, vaksinasi juga dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Jepara. Gencarnya vaksinasi di Bumi Kartini telah berjalan selama sepekan terakhir.

Jika sebelumnya target vaksinasi hanya untuk tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik dan warga lanjut usia (lansia), kini target vaksinasi sudah diperluas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mudrikatun, menyebut target harian vaksinasi di seluruh Jepara sebanyak 4.000 orang. Target itu disebar di Puskesmas, rumah sakit, dan klinik kesehatn.

Setiap hari, masing-masing Puskesmas diberi target 150 orang untuk divaksin.

“Besok pagi kita gelar vaksinasi massal di Gedung Wanita Jepara. Semua warga Jepara bisa ikut vaksin dengan gratis. Cuma bawa foto kopi KTP dan KTP asli,” kata Mudrikatun, Selasa (29/6/2021).

Untuk mencapai target itu, Mudrikatun menyebar ribuan dosis vaksin ke 22 Puskesmas, puluhan klinik kesehatan, dan semua rumah sakit di Jepara.

Ia tidak menampik bahwa target harian tersebut masih belum bisa tercapai 100 persen. Sebagian kalangan masyarakat masih menolak divaksin dengan alasan takut atau tidak percaya fungsi vaksin. Akibatnya, proses vaksinasi di Puskesmas tersendat.

“Faktor lainnya, karena minat masyarakat untuk divaksin itu rendah. Terutama yang di desa-desa. Ini yang membuat target vaksinasi tidak bisa tercapai,” kata Mundrikatun.

Berdasar data vaksinasi pada 28 Juni 2021, hanya dua puskesmas di Jepara yang mampu mencapai target 150 warga divaksin dalam sehari. Yaitu Puskesmas Mlonggo ada 197 warga yang divaksin. Serta Puskesmas Kedung II ada 161 warga yang divaksin.

Terpisah, Kepala Puskesmas Kedung II Suhadi mengatakan, kunci keberhasilan vaksinasi di tempatnya bekerja adalah komunikasi dengan tokoh agama dan pemerintah desa. Hampir tiap hari Suhadi melakukan kunjungan ke tokoh agama di desa-desa.

“Hasil survei kami, (informasi, red) soal vaksinasi yang dipercaya masyarakat itu tenaga kesehatan dan tokoh agama. Itu sebabnya saya titip pesan kepada tokoh agama. Kalau Satgas tidak begitu dipercaya,” ujar Suhadi.

Langkah lainnya yaitu bekerja sama dengan pemerintah desa. Di mana warga penerima bantuan dari pemerintah harus menunjukan kartu vaksinasi saat mengambil bantuan.

“Semua desa sudah berkomitmen. Memang bertahap tidak langsung tapi itu sangat berpengaruh,” kata Suhadi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...