Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Benarkah Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan? Ini Penjelasan Medisnya

Tenaga kesehatan (nakes) menyuntikkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Virus corona varian delta diklaim bisa menyebar lebih cepat. Bahkan varian baru dari Covid-19 ini disebut bisa menyebar dalam hitungan detik saat berpapasan. Benarkah demikian?.

Kabar varian delta yang bisa menyebar dengan cepat saat berpapasan itu mengacu pada hasil dua orang yang sedang berbelanja di Shopping Center Westfield Bondi Junction Australia. Keduanya saat itu sedang berpapasan. Dikabarkan, keduanya sekarang terinfeksi Covid-19.

Hal ini juga disampaikan oleh Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban. Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban melalui cuitannya di Twitter @ProfesorZubairi menyampaikan soal kecepatan transmisi varian delta.

“Yang jelas, transmisi cepat dari varian delta bukan candaan. Itu adalah hasil tracing di Australia untuk kasus-kasus baru. Mereka menyelidiki penularan yang terjadi di Bondi Junction Westfield, sebuah pusat perbelanjaan, yang menunjukkan bagaimana cepatnya penularan Delta,” tulis Zubairi Djoerban.

Sementara itu, menurut Ketua Gugus Covid-19 RS Aisyiyah Kudus dr Agus Prastyo mengatakan sedianya bukan persoalan berpapasannya. Melainkan lebih ke droplet-nya.

Menurutnya ketika berpapasan atau tidak, saat cipratan droplet dari pengidap Covid-19 mengenai seseorang yang tidak menggunakan masker akan berpotensi terpapar Covid-19.

Lebih lanjut, dr Agus Prastyo menyampaikan, jarak dua meter pun ketika droplet dari pengidap Covid-19 terhirup, mengakibatkan seseorang terjangkit Covid-19.

“Sebenarnya tidak seekstrem saat berpapasan terus tertular. Tetapi lebih ke droplet-nya. Sekalipun berpapasan ketika prokes diterapkan, setidaknya bisa mencegah terpapar,” ungkapnya.

Oleh karenanya, dr Agus Prastyo mengatakan pentingnya menggunakan masker. Dia membenarkan varian delta memang cepat menular.

“Jadi lebih ke dropletnya. Bukan berpapasannya. Selain itu tergantung masker yang dipakai standar atau tidak. Kemudian harus diwaspadai juga droplet itu dapat mengenai bagian mata,” jelasnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...