Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Order Sabu via Ekspedisi, Pria Asal Bantul Diringkus Polisi di Kudus

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi Kudus atas kasus penyelundupan sabu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Kudus berhasil meringkus seorang pria asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta, setelah melakukan transaksi narkoba jenis sabu. Narkoba itu, dipesan melalui jasa ekspedisi dan diterima di Kudus.

Pria tersebut berinisial RY (43) pekerja swasta yang tengah berdomisili di sebuah rumah kontrakan di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Pelaku diringkus setelah menyelundupkan narkoba jenis sabu yang diselipkan dalam sebuah paket pakaian yang dipesan dari Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis (24/6/2021) di jasa pengiriman J&T Express Cendono.

“Kami mendapat informasi ada barang pesanan yang diperkirakan diselipkan narkoba melalui jasa pengiriman, lalu kami lakukan penyelidikan,” kata Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sucipto, Selasa (29/6/2021).

Setelah melakukan penyelidikan, tak lama berselang paket yang diduga berisi narkoba tersebut diketahui dikirimkan melalui jasa ekspedisi di Kecamatan Dawe. Polisi pun lantas bekerja sama dengan pihak ekspedisi untuk meringkus pelaku.

“Waktu itu kami belum tahu barang apa, karena di pengiriman juga tertera pakaian. Setelah kami kerja sama dengan ekspedisi dan barang itu sudah sampai akhirnya diambil (pelaku). Orangnya kami amankan dan kami minta buka, ternyata ada narkobanya,” jelasnya.

Atas kasus narkoba tesebut, polisi berhasil menyita barang bukti satu paket sabu, pakaian yang dikirim untuk mengelabuhi petugas, dan bungkus paket tersebut.

Dari penyelidikan polisi, pelaku sudah beberapa kali melakukan pembelian narkotika via ekspedisi di berbagai daerah. Namun, saat di Kudus pelaku mengaku baru sekali melakukan hal tersebut.

“Barang bukti sabu sama bukti perlengkapan paketnya kami amankan. Sabunya satu paket tidak ada satu gram beratnya, kaus untuk menyelipkan sabu juga kami amankan,” terangnya.

Ia menambahkan, penyelundupan narkotika dengan modus serupa sudah sering terjadi di daerah Kudus.

“Modus yang serupa itu sudah terjadi empat kali. Tapi bukan sabu, dulu itu sembako sintetis ganja, ” pungkasnya.

Atas kasus ini, pelaku dijerat Pasal 127 ayat 3 Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...