Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pertamina Buka Kesempatan Pelaku UMK Jadi Mitra Binaan, eks-Karisidenan Pati Sudah Ada 137 Mitra

Sosialisasi progam pinky movement Pertamina beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus –  Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah membuka kesempatan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang ingin bergabung dan menjadi binaan mitra Pertamina. Yakni dengan melalui program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK).

Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, progam tersebut telah tercantum dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 5/MBU/4/2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

“Kami terus menjalankan program tersebut dari tahun ke tahun untuk meningkatkan ekonomi para pelaku usaha mikro dan kecil agar lebih berdaya. Terlebih pada masa-masa sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini,”  ujar Brasto dalam zoom meeting, Selasa (29/6/2021).

Tercatat, lanjut dia, dalam tiga tahun terakhir sudah ada sedikitnya 1.200 pelaku UMKM di provinsi Jawa Tengah dan DIY yang menjadi mitra binaan Pertamina. Dengan total nilai pendanaan mencapai lebih dari Rp 75 miliar sejak tahun 2019 hingga 2021.

Sementara dari  Januari hingga Juni 2021, Pertamina telah menyalurkan senilai Rp 2,7 miliar kepada 37 pengusaha, khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Di wilayah eks-Karesidenan Pati sendiri (Kudus, Pati, Jepara, Demak, Rembang, Blora) ada 137 mitra binaan yang telah bergabung dengan total nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp 8 miliar selama tiga tahun terakhir,” rinci Brasto.

Tidak hanya pendanaan usaha, Pertamina juga mengajak para mitra binaan untuk masuk ke dalam rantai bisnis melalui jenis usaha yang dijalankan atau dikenal dengan istilah Creating Shared Value (CSV).

Salah satunya adalah program Pinky Movement. Di mana pengusaha toko retail skala kecil, pengusaha makanan, hingga peternakan dan sebagainya ikut berperan dalam penggunaan produk BrigthGas. Sehingga mampu menekan penggunaan produk gas subsidi yang tidak tepat sasaran.

“Pemberian modal usaha dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan nilai maksimal sebesar Rp 250 juta dan jangka waktu pengembalian selama tiga tahun beserta jasa administrasi atau marjin syariah setara jasa administrasi 6 persen,” ujar Brasto.

Bagi pelaku usaha yang berminat menjadi mitra binaan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 atau melihat informasi lengkap di website www.pertamina.com.

Syarat utamanya, lanjut dia, adalah memenuhi kriteria usaha kecil dan mikro. Serta tidak sedang menerima pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan lainnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...