Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berakhir Dramatis 5-3, Partai Spanyol VS Kroasia Mendapatkan Standing Ovation Dari Penonton di Stadion Parken

Pemain Spanyol bersorak menyambut gol mereka Vs Kroasia.(facebook.com/SeFutbol)

MURIANEWS, Kopenhagen- Tim Nasional Spanyol mendapatkan perlawanan sengit dari Kroasia saat kedua tim bertemu di Babak 16 Besar Euro 2020, Senin (28/6/2021) menjelang tengah malam WIB tadi. Bertanding di Stadion Parken, Kopenhagen, Tim Spanyol menang dramatis 5-3, melewati babak perpanjangan waktu.

Spanyol dalam pertandingan tersebut, sempat ketinggalan 0-1, setelah penjaga gawangnya melakukan blunder. Gol ini tercatat sebagai on goal atas nama Pedri pada menit ke-20, karena pemain ini yang mengumpan ke penjaga gawangnya.

Setelah menunggu hampir dua puluh menit akhirnya Pablo Sarabia berhasil menyamakan skore pada menit ke-38. Selanjutnya Spanyol bahkan berbalik unggul 3-1 setelah Cesar Azpillicueta menit dan Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-57 dan 76’.

Kroasia sempat menunjukan semangat pantang menyerah, setelah melakukan upaya keras di menit-menit akhir pertandingan waktu normal. Mereka berhasil menciptakan dua gol penyama melalui Mislav Orsic menit ke-85 dan Mario Pasalic pada menit 90+2’.

Babak tambahan waktu akhirnya dilanjutnkan untuk menentukan pemenang dalam pertandingan ini. Spanyol yang sepertinya berada dibawah tekanan mental, akhirnya mampu bangkit. Alvari Morata kali ini menciptakan gol penting melalui tendangan indah pada menit ke-100.

Setelah gol ini, para pemain Kroasia seperti kehilangan konsentrasi, dan kembali kebobolan pada menit ke-103 melalui Mikel Oyarzabal. Mental pemain Kroasia langsung terdampak akibat gol susulan ini. Ketinggalan dua gol membuat mereka sudah putus asa.

Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique, menyatakan timnya melakukan kesalahan di akhir-akhir waktu normal. Keunggulan dua gol, seharusnya bisa dipertahankan. Namun kesalahan itu harus dibayar mahal dengan dua gol dan harus menjalani waktu tambahan.

“Saya pikir satu-satunya kesalahan yang kami lakukan dalam pertandingan ini adalah di 10 menit terakhir ketika kami memimpin 3-1,” ungkap Enrique usai pertandingan.

Pada menit-menit akhir waktu normal, Spanyol memang terlihat memainkan strategi bertahan, dengan mencoba menggunakan umpan panjang. Namun perubahan ini justru membawa petaka. Kroasia berhasil mengejar ketinggalan gol.

“Saya pikir kami harus terus bermain dengan cara kami bermain sebelumnya, dan tidak memutuskan untuk memainkan bola panjang dengan permainan bertahan. Itu bukan permainan yang ingin kami mainkan. Meskipun terkadang itu wajar,” ujarnya menambahkan.

Melawan Kroasia bagaimanapun merupakan pertandingan yang berat bagi Spanyol. Namun Enrique menyatakan sangat bersyukur, akhirnya timnya mendapatkan kesempatan kedua di babak tambahan, hingga akhirnya bisa memenangkan pertandingan.

Tim Spanyol dan Kroasia, pada pertandingan itu mendapatkan kejutan dari para penonton di Stadion Parken yang melihat langsung pertandingan. Mereka memberikan standing ovation, begitu pertandingan usai.

Pertandingan Spanyol Vs Kroasia memang berlangsung bersih, sportif dan sangat menarik untuk dinikmati. Kedua tim menunjukan permainan terbaiknya. Dalam hal ini, juga terlihat bagaimana peran pelatih di masing-masing tim menerapkan taktik dan strategi.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: independent.co.uk

Comments
Loading...