Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ronaldo Marah, Membanting Ban Kapten, Menendangnya, Lalu Masuk Ke Lorong

Ronaldo meluapkan kemarahannya dengan menendang ban kapten yang sebelumnya dibantingnya. (marca.com)

MURIANEWS, Sevilla- Bukan Ronaldo jika tidak temperamental, saat kecewa mengalami sebuah kekalahan. Pemain yang dikenal memiliki keinginan untuk selalu menang ini, menunjukannya saat timnya menelan kekalahan dari Belgia 1-0 di Stadion La Cartuja, Sevilla.

Portugal, tim Ronaldo harus tersingkir setelah kalah tipis 0-1 dari Belgia di arena Euro 2020. Kemarahan Cristiano Ronaldo jelas tak bisa terbendung seperti biasanya, menyusul hasil mengecewakan timnya itu. Begitu pertadingan diakhiri, ia melempar ban kapten dan menedangnya.

Cristiano Ronaldo sepanjang pertandingan memang tidak bisa leluasa menampilkan permainan impresifnya. Pemain ini sudah mencetak 5 gol sejauh ini, namun tidak mampu membobol gawang Belgia.

Tendangan bebasnya, masih bisa diblok Tibout Curtis dalam pertandingan itu. Selebihnya ia tidak memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Pelukan Romelu Lukaku, sejenak membuat wajahnya berubah ‘bisa menerima’.

Namun selebihnya, Ronaldo tampak tak bisa menyembunyikan ‘kemarahannya’ atas kekalahan yang diderita timnya. Dengan susah payah dia akhirnya berjalan memasuki trowongan Stadion menuju ruang ganti. Sementara ban kapten yang ‘tersia-sia’ akhirnya diambil oleh pemain Portugal lainnya.

Thorgan Hazard mencetak gol kemenangan Belgia sesaat sebelum turun minum. Adik bintang Belgia Eden Hazard ini berhasil melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti, dan gagal diantisipasi kiper Portugal.

Portugal sendiri menyia-nyiakan beberapa peluang, salah satunya saat tendangan Raphael Guerreiro membentur tiang di menit-menit akhir pertandingan. Ronaldo terlihat frustasi setelah peluit terakhir dibunyikan.

Pelatih Portugal Fernando Santos menyatakan, pemainnya dan timnya jelas sangat sedih dengan hasil ini. Timnya sebenarnya memiliki banyak peluang, namun faktanya Belgia yang berhasil menciptakan gol.

“Ada pemain yang menangis di ruang ganti. Mereka memberikan segalanya. Belgia memiliki 6 tembakan, kami memiliki 29. Hormat saya, saya tidak punya banyak kata,” ujar Fernando Santos usai pertandingan.

“Kami percaya jika kami memenangkan yang ini, kami akan memenangkan yang berikutnya. Mereka mencetak gol, kami tidak. Ini sepak bola,” tambah Fernando Santos.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

 

Comments
Loading...