Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Beberapa Warga Meninggal Positif Covid-19, Dukuh Sumurtowo Pati Lockdown Lokal

Penutupan jalan dengan tulisan lockdown di Dukuh Sumurtowo, Desa Kembang, Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Setelah mengetahui ada beberapa warga yang meninggal dan dimakamkan dengan standar protokol kesehatan, Dukuh Sumurtowo, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, menerapkan lockdown lokal.

Jalan masuk menuju pedukuhan tersebut pun ditutup menggunakan palang bambu dan diberikan banner bertuliskan lockdown. Hal ini agar semua orang masuk di kawasan tersebut tetap menaati protokol kesehatan. Bahkan untuk warga yang dari luar pedukuhan, akan dilakukan seleksi secara ketat.

Warga yang peduli pun melakukan pemantauan di posko yang berada di ujung pedukuhan. Secara bergantian mereka menjaga posko tersebut, untuk mengawasi orang yang keluar masuk.

Apabila ada warga yang diketahui tidak menggunakan masker, dia pun akan langsung diberikan masker oleh penjaga posko.

Salah seorang warga yang bertugas di posko Natanael Rakidi mengatakan, sebelum adanya lockdown tersebut memang ada sekitar 23 warga Desa kembang yang meninggal dunia. Lima di antaranya dimakamkan dengan protokol kesehatan yang merupakan warga Dukuh Sumurtowo.

“Kemudian setelah dilakukan swab oleh petugas dari Puskesmas Dukuhseti, ternyata ada tiga yang positif. Karena itu, untuk mengantisipasi penularan, kami menerapkan lockdown lokal ini,” jelasnya.

Menurutnya, lockdown itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Kemudian akan dibuka kembali setelah situasinya dinyatakan aman.

Bahkan sesekali warga setempat juga melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di rumah maupun sepanjang jalan pedukuhan.

“Warga luar desa boleh masuk ke pedukuhan kami, tapi harus memakai masker. Kalau mereka tidak memakai masker, maka akan kami suruh kembali,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya lockdown lokal tersebut dapat meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Sebab, dengan protokol kesehatan itu bisa mencegah terjadinya penularan Covid-19.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...