Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Presiden Federasi Sepak Bola Kroasia, Davor Suker, Bicara Soal Spanyol Vs Kroasia

Davor Suker, Legenda Kroasia berbicara soal Spanypl Vs Kroasia. (marca.com/pablogarcia)

MURIANEWS, Madrid- Davor Suker, bagi penggemar sepak bola dunia di era 90-an pasti akan mengingat namanya. Eks pemain Kroasia ini ternyata saat ini sudah menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Kroasia. Mantan pemain Sevilla dan Real Madrid ini, begitu bersemangat menanggapi pertandingan timnya Vs Spanyol.

Korasia Vs Spanyol, akan berlangsung Senin (28/6/2021) malam WIB besok di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark. Bagi Davor Suker, ini adalah pertandingan besar yang dimpikannya. Meski sebenarnya ia berharap bisa bertemu Spanyol di pertandingan finalnya.

Berbicara tentang tim Spanyol, Davor Suker menyampaikannya dalam bahasa yang penuh kekaguman, kasih sayang, dan bahkan pengabdian tertentu. Baginya, Spanyol adalah tim kedua dirinya, setelah selama karirnya habis di Spanyol.

“Ini akan menjadi pertandingan yang intens, dengan banyak ketegangan dan rasa hormat yang maksimal. Saya akan lebih menyukainya jika ini menjadi pertandingan terakhir kompetisi ini, tetapi sepak bola mengatur dan menempatkan kami di jalur yang sama. Siapa pun yang menang akan menjadi favorit, menghormati semua itu ya,” ujarnya.

Davor Suker adalah sejarah sepak bola Kroasia. Dia adalah pencetak gol terbanyak mereka dengan 45 gol dalam 69 pertandingan, rekor yang sejauh ini belum terpecahkan. Ketika banyak penggemar Spanyol mengritik Morata, maka Suker berbicara sebaliknya. Baginya Morata adalah striker yang berwibawa. Dan Suker yakin bahwa Morata adalah aset vital bagi Spanyol.

“Dia striker top dan saya tidak mengerti kritiknya. Dia adalah striker top, salah satu yang terbaik. Dia memiliki kekuatan, teknik dan setiap hari dia akan meledak dan mencetak dua atau tiga gol. Dia memiliki satu, tetapi menciptakan peluang yang tak terhitung jumlahnya, dia membuat rekan satu tim bermain. Saya tidak sangat mengerti kritikan pada dirinya,” ungkap striker Kroasia di Piala Dunia 1998 itu.

Davor Suker juga mengakui, partai Kroasia vs Spanyol, bagi dirinya membuat berada dalam situasi ilusi dan melankolis. Dua situasi itu menurutnya akan jatuh salah satunya. Sesuatu yang cukup sulit bagi dirinya.

“Salah satu dari keduanya akan jatuh. Sayang sekali. Saya sudah berbicara dengan Luis Rubiales (rekannya dari Spanyol) ketika mengetahui bahwa kami bertemu satu sama lain. Banyak orang, banyak teman dari Spanyol telah menelepon saya. Siapa pun yang menang akan sangat diperkuat,” tambah Suker.

“Sangat intens, saya bahkan berpikir bahwa mungkin ada rasa hormat yang berlebihan. Kedua tim saling mengenal dengan sangat baik dan mereka tahu bahwa mereka tidak bisa dan tidak boleh menyerah sedikit pun,” ujarnya lagi

Pemenang dari pertandingan ini adalah tim yang berhasil memaksakan ritmenya. Mereka mencetak gol lebih dulu akan mendapatkan banyak keuntungan. Bagi Kroasia, kunci permainan akan berada di Luka Modric dan, jika rekan satu timnya berhasil menciptakan tempat dan waktu yang tepat baginya untuk menghasilkan sepak bola.

“Akan terjadi sedikit gol karena ada banyak rasa hormat. Hati-hati siapa pun yang mencetak gol lebih dulu akan mendapatkan keuntungan,” ujar Davor Suker.

Bagi Suker, sangat mudah untuk berbicara tentang Spanyol mengingat karirnya yang begitu panjang di Spanyol. Tim Spanyol baginya tetap merupakan tim yang hebat, dan tidak pernah ada buruknya di mata penilaiannya.

“Identitas tim Spanyol adalah sentuhan dan lebih banyak sentuhan. Ini adalah caranya bermain, memahami sepak bola dan saya tidak mengerti kritik yang telah dilontarkan pada mereka. Untuk semua pilihan kami ingin menyentuh bola seperti halnya Spanyol,” pungkasnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...