Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Seorang Lelaki di NTT Tewas, Ditusuk Suami Selingkuhannya Saat Nekat Masuk Kamar

Rekontruski kejadian perkara pembunuhan di NTT. (Tribun Medan)

MURIANEWS, Nusa Tenggara Timur – Seorang lelaki di Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat masuk ke kamar wanita selingkuhannya untuk mengajak berbuat intim. Kejadian ini dipergoki oleh suami si wanita yang langsung membunuhnya.

Kejadian mengerikan ini berlangsung di Desa Saindule, Rote Ndaou, NTT, berlatar belakang cinta segitiga. Eman Lau, lelaki yang akhirnya tewas diketahui memiliki hubungan cinta dengan MYH yang sudah bersuamikan Tinus.

Eman Lau dibunuh oleh Tinus setelah melihat istrinya melakukan hubungan intim dengan korban di kamar tidur rumahnya. Kejadian ini sudah direka ulang oleh Polres Rote Ndao, Rabu (23/6/2021) pekan lalu.

Sebanyak 17 adegan dilakukan pada reka ulang yang digelar Polres Rote Ddao. Kasat Reskrim Iptu Yames Jems Mbau, memimpin langsung kegiatan rekonstruksi perkara yang menggegerkan ini.

Peristiwa ini diawali saat pelaku, Tinus yang awalnya tidur di kanar depan rumahnya pindah ke kamar belakang tempat istrinya tidur. Tinus membangunkan istrinya dan mengajak melakukan hubungan intim.

MYH, istri Tinus tidak menolak ajakan suaminya ini. Usai melakukan hubungan suami istri, MYH mengajak suaminya menonton televisi. Namun karena merasa sudah capek, Tinus menolak, dan langsung menuju kamar depan untuk tidur bersama anaknya.

MYH kemudian mematikan lampu kamar lalu pergi ke ruang tengah dan menonton TV.
Sekira pukul 23.00 WITa, MYH merasa ingin BAB, dan menuju kamar mandi yang berada di luar rumah melalui pintu samping.

Saat membuka pintu, ternyata ada Eman yang sudah berada di depan pintu samping rumahnya itu. MYH kemudian menanyakan maksud kedatangan laki-laki selingkuhannya itu.

“Kamu datang mau buat apa lagi,” tanya MYH, yang kemudian dibalas dengan pernyataan dari Eman.

“Kalau kamu tidak buka kembali blokir di Facebook, maka ini malam saya tidak akan pulang,” jawab Eman.

Eman kemudian menanyakan keberadaan suami MYH, yang dijawab bahwa suaminya tidur di kamar depan. Selanjutnya, MYH tak memperdulikan sambil berjalan menuju kamar mandi.
Kembali dari kamar mandi, MYG sudah mendapati Eman sudah berdiri di depan pintu kamar belakang rumahnya.

MYH kemudian langsung mengunci pintu samping rumah kemudian mematikan televisi dan masuk ke dalam kamar belakang diikuti oleh Eman. Eman kemudian mengunci pintu kamar dan MYH menyalakan lampu.

Menurut MYH, saat itu Eman mengeluarkan sebuah gunting dari dalam saku celananya meletakkan di atas tempat tidur. Lalu, tanpa basa-basi laki-laki ini langsung membuka celananya, sambil mengatakan soal blokiran di Facebook.

MYH dalam kesempatan itu menyatakan tetap tidak akan membuka blokiran Facebook.
“Betul, kamu tidak mau buka blokir di Facebook,” kata Eman.
“Saya tidak akan buka blokir, karena saya tidak mau (cinta) dengan kamu lagi,” jawab MYH.
“Kalau kamu tidak buka blokir ini malam berarti saya tidak akan mau pulang,” begitu percakapan yang muncul dalam reka ulang.

MYH juga menyatakan bahwa dirinya sudah berkeluarga dan tidak bersedia melayani kemauan Eman. Namun laki-laki nekat ini tetap memaksa dan mengancam MYH akan dibunuh jika tidak mau melayani.

MYH yang terdesak akhirnya pasrah ketika dicium oleh korban. Keduanya pun berbaring persis disamping anak laki-laki MYH, dan terjadilah hubungan intim antara keduanya.

Tinus, suami MYH yang mendengar suara rebut dari arah kamar belakang, kemudian menyalakan lampu ruang tengah dan langsung menuju kamar istrinya. Pria ini mencoba langsung membuka pintu kamar namun tidak bisa karena pintu terkunci.

Tinus kemudian mendobrak pintu kamar, dan mendapati Eman dan istrinya tengah melakukan hubungan intim. Hal ini membuat Tinus emosi, dan melakukan upaya untuk menangkap Eman.

Eman berusaha melarikan diri lewat jendela, namun badanya masih bisa dijangkau Tinus yang langsung menariknya, membuat Eman terjatuh di atas tempatr tidur. Tidak membuang kesempatan, Tinus yang sudah kalap langsung menusuk perut Eman dengan parang.

Parang tersebut sebelumnya berada di bawah ranjang tempat tidur istrinya. Mengetahui Eman sudah tak berdaya, parang kemudian dilempar ke lantai oleh Tinus. Dalam emosinya, Tinus sempat memukul istrinya dua kali.

Kepada Bapak mertuanya, Anderias Henuk yang datang, Tinus kemudian memberitahu bahwa dirinya sudah membunuh orang di kamar istrinya. Tinus kemudian pergi ke kamar mandi, dan setelah itu kembali ke kamar (TKP), mengambil parang yang digunakan untuk menghabisi korban.

Tinus yang dalam kasus ini akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, kemudian mengendarai sepeda motor menuju SPKT Polres Rote Ndao, untuk menyerahkan diri.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: tribunnews.com

 

Comments
Loading...