Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Keterisian Isolasi Covid-19 RS di Kudus Kembali Menurun, Kini di Angka 76 Persen

Nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus melakukan perawatan di ruang isolasi khsusus RSUD Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 dan tempat tidur ICU Covid-19 di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan di Kudus kembali melega.

Hingga Sabtu, (26/6/2021) malam ini, keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 menurun di angka 76 persen. Sementara tempat tidur ICU Covid-19 menurun di 86 persen.

Sebelumnya pada awal pekan ini, jumlah keterisian di dua kategori tersebut mencapai 88 persen.

Data Dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus kini telah memiliki 198 buah. Kemudian hingga Sabtu (26/6/2021), jumlah keterisiannya kini berada di angka 65 persen.

“Di RSUD kami mencatat mereka memiliki 198 tempat tidur, kemudian kini sedikit melega dan tersisa 70 buah tempat tidur, untuk tempat tidur ICU juga sama, dari 16 tempat tidur kini tersisa empat tempat tidur,” ucap DKK Kudus Badai Ismoyo, Sabtu malam.

Kemudian di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, yang telah meningkatkan kapasitasnya menjadi 92 tempat tidur dan kini terisi 66 tempat tidur atau sisa 26 tempat tidur. Untuk ICU, terisi tiga dari empat tempat tidur.

Selanjutnya Rumah Sakit Mardi Rahayu, kini tersisa enam buah tempat tidur setelah mereka meningkatkan kapasitasnya.

Rumah sakit rujukan lini dua tersebut kini menyediakan sebanyak 93 tempat tidur, hingga Selasa ini sudah terisi 87 tempat tidur. Sementara 34 tempat tidur ICU mereka, kini tersisa tiga tempat tidur saja.

Untuk Rumah Sakit Aisyiah, mereka menyediakan 45 tempat tidur dan kini kosong lima tempat tidur. Namun, delapan tempat tidur pada ICU mereka penuh.

Sementara untuk RS Kumala Siwi yang menyediakan sebanyak 27 tempat tidur masih telah terisi penuh. Tiga tempat tidur ICU RS tersebut juga telah terisi.

“Sementara untuk Rumah Sakit Nurussyifa, dari 28 tempat tidur yang disiapkan kini ada sisa enam tempat tidur, satu tempat tidur ICU mereka juga belum terisi. 14 tempat tidur isolasi di Rumah Sakit Kartika Husada kini tersisa lima tempat tidur setelah sebelumnya penuh,” jelas Badai.

Bupati Kudus HM Hartopo telah mendorong rumah sakit-rumah sakit penanganan Covid-19 di Kudus untuk menambah kapasitas tempat tidurnya. Dengan harapan, sebagian besar pasien yang butuh perawatan bisa diatasi sendiri oleh rumah sakit di Kudus.

“Kami terus mendorong rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur nya untuk isolasi Covid, sehingga masyarakat Kudus bisa tertangani semua, ini juga dorongan dari pusat untuk menambah kapasitas tempat tidur hingga 50 persen,” jelas Hartopo.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...