Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dokumen APPI Sebut Delapan Klub Indonesia Nunggak Gaji Pemain, Salah Satunya Persijap Jepara

Pemain Persijap saat berlaga di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara tahun lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak delapan klub sepak bola di tanah air disebutkan masih menunggak gaji pemain. Dari delapan klub tersebut, salah satunya adalah klub Persijap Jepara.

Akun instagram @pengamatsepakbola, pertama kali memposting informasi mengenai delapan klub tanah air yang masih memiliki tunggakan gaji pemain ini. Postingan itu diunggah pada pada Jumat (25/6/2021), dengan judul ‘Delapan klub yang masih belum menyelesaikan putusan NDRC’.

NDRC (National Dispute Resolution Chamber) adalah badan penyelesaian sengketa nasional bagi pemain sepak bola profesional. Ini merupakan badan yang menjadi tempat pengaduan bagi pemain sepak bola di sebuah liga satu negara.

Dalam unggahan tersebut juga dipampang logo delapan klub yang dimaksud. Terdiri dari PSM Medan, PSM Makassar, Kalteng Putra, dan PSPS Riau. Lalu ada PSKC Cimahi, Persijap Jepara, Sriwijaya FC, dan Perserang Serang.

Untuk memastikan informasi ini, MURIANEWS juga mencoba mengakses dokumen yang didapatkan dari laman resmi Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI). Tepatnya di laman https://www.appi-online.com/status-putusan-ndrc-indonesia-juni-2021/.

Di laman yang berjudul “Status Putusan NDRC Indonesia – 17 Juni 2021” itu terdapat lampiran dokumen tunggakan gaji pemain. Di unduhan dokumen dengan format PDF itu terdapat beberapa nama pemain dari delapan klub yang persoalan gajinya belum terselesaikan.

Klub Persijap Jepara dalam dukumen APPI tersebut disebut memiliki tunggakan gaji terhadap sembilan pemainnya. Mereka adalah Akbar Zakaria, Eka Prasetia Putra Galih, Ismail Haris, Jodi Kustiawan, dan Monieaga Bagus Suwardi.

Kemudian masih ada Muhammad Ilhamul Irhaz, Reza Saputra, Sandi Septian, dan Yericho Christiantoko. Dalam dokumen tersebut dikatakan pemain-pemain ini mengalami kasus pemutusan kontrak secara sepihak.

Kemudian pada kolom putusan tertulis melunasi tunggakan dalam kurun waktu 45 hari sejak putusan disampaikan.Sedangkan di kolom sanksi tertera larangan pendaftaran pemain baru selama tiga periode transfer. Lalu di kolom status, tertulis belum ada pembayaran.

Sementara itu akun ofisial instagram Persijap di @persijap_jepara menanggapi postingan tunggakan gaji di laman instagram @pengamatsepakbola. Akun instagram @persijap_jepara membubuhkan komentar “Wihhh rame banget”. Lalu diikuti tagar #SegeraMasalahSelesai.

Di bawah tanggapan akun instagram @persijap_jepara itu dibanjiri beberapa komentar warganet. Seperti akun instagram @_asawahyu912 yang berkomentar “walah ndang clear min”.

Kemudian ada akun instagram rouf.ucup yang berkomentar “Ndang di bayar min..”. Lalu ada akun instagram hendrawahyukusuma yang menulis “Ndang satset min”.

MURIANEWS mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Direktur Operasional Persijap, Arief Setiadi dan juga Presiden Persijap M. Iqbal Hidayat. Namun, keduanya tidak menjawab panggilan Whatsapp. Termasuk saat keduanya di chat via Whatsapp juga belum memberikan keterangan.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...