Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Italia Minta UEFA Pindahkan Tempat Semifinal dan Final Euro 2020 Keluar Dari London

Stadion Wembley, tempat Final Euro 2020. (facebook.com/WembleyStadium)

MURIANEWS, Roma- Meningkatnya kasus covid-19 di wilayah Inggris mulai mengusik London sebagai tuan rumah semi final dan final Euro2020. Usulan atau desakan untuk memindahkan semifinal dan final Euro 2020 keluar dari London mulai disuarakan.

Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza, Jum’at (25/6/2021) meminta UEFA untuk terbuka mengenai permasalahan ini. UEFA bahkan bahlan diminta untuk segera mengambil sikap terkait pemindahan tempar semifinal dan final Euro 2020 keluar dari London.

Roberto Speranza menyartakan, saat ini selain Italia, Jerman dan beberapa negara lain telah menyampaikan usulan mengenai hal ini. Usulan itu sebagai pertimbangan, karena Inggris saat ini telah melihat meningkatnya kasus Covid-19 varian Delta terbaru.

“Saya pikir jika angka di Inggris Raya terus bertambah, maka kata-kata Draghi (PM Italia) menunjukkan akal sehat yang baik. 11 Juli masih jauh, jadi akan ada waktu yang diperlukan bagi otoritas yang kompeten untuk memverifikasi dan mengevaluasi situasi,” kata Speranza seperti dilansir Marca.

Italia akan bermain melawan Austria di Wembley pada Sabtu (26/6/2021) malam Waktu Inggris atau Minggu (27/6/2021) dinihari WIB nanti. Kedua tim harus melakukan perjalanan ke Inggris.

Akan ada 1.500 pendukung Italia yang akan hadir di stadion besok. Namun mereka merupakan warga Italia yang sebelumnya sudah berada di Inggris. Sejauh ini di Inggris kasus Covid-19 kembali meningkat signifikan.

Sebelumnya, PM Italia, Mario Draghi menyatakan Final Euro 2020 tidak boleh dimainkan di London, dimana ‘virus covid-19 menyebar dengan cepat’. Namun UEFA sejauh ini masih mengkonfirmasi bahwa Wembley masih ditunjuk sebagai tempat untuk Final Euro 2020.

Ada kekhawatiran mengenai penyebaran varian COVID varian Delta di Inggris yang menjadi isu lebih besar dengan dijadwalkannya Final Four Euro 2020 di London. Bahkan mulai Jum’at (25/6/2021), siapa pun yang datang ke Italia dari Inggris harus dikarantina selama lima hari.

“Saya akan memastikan Final tidak dimainkan di negara-negara di mana virus menyebar dengan cepat,” kata PM Italia Mario Draghi dalam konferensi persnya.

Beredar kabar, tentang kemungkinan UEFA memindahkan Final dari London ke Roma atau Budapest. Namun Presiden FIGC (PSSI-nya Italia), Gabriele Gravina telah membantah hal ini sebelum PM Italia Draghi menggelar jump apers.

“Tidak ada kondisi yang tepat untuk menyelenggarakan acara seperti itu di Roma atau Budapest. Fakta bahwa 60.000 penggemar dapat mengikuti pertandingan di stadion Budapest tanpa mengenakan masker menarik perhatian dan ketakutan.Saya ingin menyoroti rasa tanggung jawab yang ditunjukkan oleh negara kami terkait kesehatan para penggemar,” kata Gabriele Gravina.
Azzurri akan menghadapi Austria di Wembley Sabtu mala mini, dan pembatasan yang diberlakukan oleh Italia mengenai perjalanan ke Inggris dapat menganggu persiapan tim Roberto Mancini. Sebab ketika mereka kembali ke Italia, mereka harus menjalani karantina selama 5 hari.

“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan pengurangan dari aturan karantina lima hari. Jika tidak, persiapan Tim Italia bisa terpengaruh,” ujar Gravina.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Football-italia.net

Comments
Loading...