Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Geger Pengakuan Ahok, Kartu Kredit Pertamina Akhirnya Dicabut, Mantan Dirut: Dulu Maksimal Rp 500 Juta

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Tribunnews.com)

MURIANEWS, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok baru-baru ini membuat publik tercengang. Pasalnya, Komisaris Utama PT Pertamina itu membuat pengakuan terkait limit kredit yang diterimanya dari Pertamina nilainya begitu fantastis hingga Rp 30 miliar.

“Iya, Komisaris Utama dengan limit Rp 30 miliar,” kata Ahok dikutip dari CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Ahok juga sempat membagikan foto kartu kreditnya, dari foto tersebut diketahui kartu kredit korporasi di Pertamina bekerja sama dengan Bank Mandiri. Kartu kredit itu memiliki logo Pertamina juga, dan bertuliskan ‘Platinum Corporate Card’.

Nama Ahok juga tertulis di kartu tersebut, ‘B Tjahaja Purnama’. Masa berlaku kartu kredit itu hingga Januari 2025.

Karena besarannya tersebut, Mantan Gubernur DKI itupun sudah beberapa kali meminta untuk mencabut fasilitas kartu kredit bagi pejabat perusahaan minyak dan gas milik negara itu.

Permintaan itu pun akhirnya disetujui. Hal itu tertuang dalam surat No. 204/H00000/2021-S4 tanggal 15 Juni 2021 yang ditandatangani Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini. Dokumen tersebut merupakan salah satu dukumen hasil kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina.

“Direktur Keuangan Pertamina telah mengeksekusi kesepakatan dalam RUPS tentang pemakaian credit card (kartu kredit),” kata Ahok seperti dikutip Detik.com, Kamis (17/6/2021).

Pada intinya, surat tersebut menegaskan kebijakan soal penarikan kartu kredit yang merupakan fasilitas dari perusahan.

Dalam surat tersebut dijelaskan, pejabat Pertamina dapat menggunakan kartu kredit pribadinya dan akan dilakukan penggantian atau reimbursement oleh perusahaan setelah melalui tahap verifikasi.

Meski sudah dicabut, Eks Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Soemarno pun ikut buka suara soal besaran limit kartu kredit tersebut. Menurut Ari saat dirinya menjadi bos Pertamina periode 2006-2009, limit kartu kredit korporat Pertamina sebesar Rp 500 juta.

“Waktu aku Dirut untuk pertama kali diputuskan untuk beri Corp. Credit Card (CCC) dari level Manager sampai ke level Direksi dan Komisaris. Limitnya tergantung posisinya, tertinggi adalah direksi dan komisaris yaitu Rp 500 juta,” kata Ari SoemarnoJumat (25/6/2021).

Menurut Ari jika kini limit kartu kredit Pertamina hingga Rp 30 miliar, namun tidak dilaporkan dengan jelas dan akuntabel, maka ini tentunya merupakan sesuatu yang tidak benar.

“Kalau memang batasnya sekarang (Rp) 30 miliar dan tidak pakai expense report ya aneh dan gak benerlah,” tutur Ari.

Ahok pun langsung menanggapi informasi limit kartu kredit korporat Pertamina yang dipaparkan Ari Soemarno.

“Minta buka aja semua,” ujar Ahok singkat, Sabtu (26/6/2021).

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: CNBC Indonesia, Detik.com

Comments
Loading...