Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jam Buka Pasar Tradisional di Klaten Dibatasi Hingga 14.00, Pusat Perbelanjaan 20.00

Pedagang di pasar tradisional di Klaten mengenakan masker. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

MURIANEWS, Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengeluarkan aturan baru terkait jam buka pasar hingga pusat pebelanjaan. Dalam aturan tersebut, pasar tradisional diizinkan buka hingga pukul 14.00 WIB.

Sementara pusat perbelanjaan, toko, warung, hingga restoran di Kabupaten Klaten, diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

Aturan tersebut mengacu ketentuan terbaru perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro yakni SE Bupati Klaten SE No 443.5/136 tentang Perpanjangan PPKM Mikro untuk Pengendalian Covid-19 di Klaten. PPKM mikro ini akan berlaku pada periode 22 Juni 2021 hingga 5 Juli 2021.

Sebagai informasi, ada sejumlah ketentuan baru dalam SE tersebut menyesuaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan SE Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Seperti ketentuan pembatasan pusat perbelanjaan/mal/toko/warung yang semula bisa dibuka maksimal hingga pukul 21.00 WIB kini kian diperketat dengan jam buka maksimal pukul 20.00 WIB.

Begitu pula dengan kegiatan restoran/kafe/rumah makan yang hanya bisa melayani sampai pukul 20.00 WIB. Sementara itu, untuk kegiatan pedagang kaki lima (PKL) serta warung angkringan bisa melayani pembali maksimal hingga pukul 21.00 WIB.

Seluruh kegiatan tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan ketat dan membatasi jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

Dalam SE PPKM mikro terbaru, pasar tradisional dibuka hingga pukul 14.00 WIB dan wajib melaksanakan protokol kesehatan lebih ketat serta melakukan penyemprotan disinfektan. Sementara, seluruh objek wisata termasuk sarana penunjang lain ditutup.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan jam beroperasi PKL dan angkringan lebih lama dibandingkan kegiatan warung makan dan lainnya mempertimbangan jam buka PKL.

Di Klaten, PKL serta warung angkringan di sepanjang jalan protokol baru diizinkan membuka usaha yang biasanya menempati jalur pedestrian mulai pukul 15.00 WIB.

“Sesuai arahan dari Danrem di Solo kemarin untuk memperhatikan sektor ekonomi rakyat. Baru buka saat sore bisa diperpanjang sedikit,” kata Ronny seperti dikutip Solopos.com, Jumat (25/6/2021).

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Klaten, Didik Sudiarto, mengatakan penyemprotan rutin dilakukan di pasar tradisional saban sore atau setelah aktivitas pasar selesai.

Soal pengawasan penerapan protokol kesehatan, Didik mengatakan di masing-masing pasar sudah dibentuk satgas beranggotakan paguyuban pasar dan pengelola pasar.

”Di setiap pasar itu ada pengeras suara dan setiap saat disampaikan imbauan agar protokol kesehatan benar-benar diterapkan agar tidak berkerumun, mengenakan masker, dan lain-lain. Yang sulit itu untuk mengatur jarak,” kata dia.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta agar ketentuan dalam PPKM mikro bisa ditaati guna mencegah persebaran Covid-19 di Kabupaten Bersinar dan angka kasus bisa segera menurun.

“Sebenarnya mau dibatasi maksimal pukul 20.00 WIB atau 21.00 WIB, semua kembali lagi ke kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu saya mohon jangan kucing-kucingan,” kata dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...