Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pati di Rumah Saja, Warga Desa Kembang Swadaya Dirikan Posko Protokol Kesehatan

Penjaga posko nampak memakaikan masker kepada warga (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam menekan laju persebaran Covid-19, Dukuh Tambakjati,  Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, memberlakukan pembatasan akses masuk dan keluar. Warga setempat pun antusias menyikapi hal tersebut.

Selain itu, upaya tersebut juga untuk menyukseskan gerakan Pati di Rumah Saja sesuai dengan intruksi Bupati Pati Haryanto.

Rukamto, warga Desa Kembang mengatakan, warga swadaya untuk  mendirikan posko dan pembatas jalan. Hal ini untuk memantau agar warga yang keluar masuk di pemukiman, tetap menaati protokol kesehatan.

“Bagi warga yang melintas dan kedapatan tidak memakai masker, kami juga memberikan masker gratis. Kepada warga luar desa yang melintas juga diwajibkan mencuci tangan yang juga telah kami sediakan,” ujar Rukamto, Jumat (25/6/2021).

Menurutnya, pembuatan posko dan pemasangan  palang pintu tersebut lantaran selama ini banyak warga yang meninggal lantaran terpapar Covid-19. Tercatat dalam dua pekan terakhir warga yang meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan mencapai 23 orang.

“Kalau di dukuh kami memang tidak ada terkena covid, tapi ini sebagai upaya pencegahan agar tidak tertular kepada warga Tambakjati. Kalau di dukuh lain memang sudah ada puluhan orang yang positif covid. Termasuk kades kami yang kemarin meninggal dunia karena covid,” jelasnya.

Dari data Dinas Kesehatan, Pati menjadi salah satu daerah zona merah di Jawa Tengah dengan angka positif covid mencapai 6.928 kasus.

Saat ini diketahui 212 pasien masih di rawat di rumah sakit, suspek dirawat mencapai 546 pasien, 150 orang yang melakukan isolasi mandiri dan 522 orang meninggal dimakamkan dengan protokol kesehatan. Dan ribuan lainnya dinyatakan sembuh.

 

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...