Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Soal Pengangguran di Kudus, Disnaker: Banyak yang Pilih-Pilih Kerjaan

Warga melihat lowongan kerja yang terdapat di Disnaker Perinkop dan UKM Kudus belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Angka pengangguran di Kabupaten Kudus masih cukup tinggi. Salah satu penyebabnya disebutkan karena banyak warga yang pilih-pilih pekerjaan.

Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kudus pada tahun 2020 sebesar 5,53 persen dari jumlah penduduk.

Jumlah itu lebih besar dari tahun 2019 yang sebesar 3,86 persen. Sedangkan pada 2018 silam TPT Kabupaten Kudus hanya 3,33 persen.

Bambang Santoso, Kepala Bidang Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Perinkop UKM Kabupaten Kudus menyebut, salah satu faktor pengangguran yang terjadi di Kudus karena faktor pilih-pilih kerja.

Menurutnya angka pengangguran yang ada di Kota Kretek bukan karena SDM yang kalah bersaing dengan daerah lain.

“SDM Kudus itu bagus. Jadi faktornya bukan kalah bersaing dengan SDM daerah lain. Tetapi karena masih pada pilih-pilih pekerjaan. Utamanya yang fresh graduate,” katanya, Jumat (25/6/2021).

Bambang menyarankan, sebagai pencari kerja hendaknya mencoba terlebih dahulu. Terlebih bagi yang baru lulus sekolah atau kuliah untuk berani mencoba.

“Kalau mau masuk dunia kerja harusnya try dulu. Jangan ikut-ikutan kerja sana saja ah enak. Kakau enggak di sana enggak mau. Jangan seperti itu. Yang penting try dulu. Coba dulu,” ujarnya.

Menurut Bambang mencoba terlebih dahulu merupakan hal yang baik. Bambang berpendapat, ketika sudah dicoba dan dijalani akan membuat pencari kerja menjadi nyaman menjalani profesinya. Sehingga bisa mengurangi pengangguran.

“Kendala orang tidak bekerja itu sebenarnya dari dirinya sendiri. Kalau mau bekerja setidaknya dicoba dulu. Jangan milih-milih dulu,” ungkapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...