Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Stok Oksigen di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus Mulai Menipis

Manajer Sarana dan Prasarana RS Aisyiyah Kudus, Aminuddin mengecek ketersediaan oksigen. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Stok oksigen di RS Aisyiyah Kudus mulai menipis. Hal ini merupakan imbas dari banyaknya permintaan oksigen bagi penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Manajer Sarana dan Prasarana RS Aisyiyah Kudus Aminuddin mengatakan, sebelum adanya pandemi pihaknya biasa order ke pihak suplier dua hingga tiga tabung PJL dalam sehari. Masing-masing berisi 140 meter kubik oksigen, dan 30 tabung berisi masing-masing 6 meter kubik oksigen.

Namun, saat ini dia harus order ke suplier sebanyak 8 PJL dan 70 tabung oksigen 6 meter kubik dalam sehari. Kendati begitu dia menyebut pihak suplier kewalahan untuk memenuhi permintaan.

Per hari ini, Kamis (24/6/2021) siang ketersediaan tabung oksigen di RS Aisyiyah Kudus hanya ada sembilan tabung yang masing-masing berisi 6 meter kubik oksigen. Sedangkan tabung oksigen PJL kosong.

Menurutnya saat ini pihaknya mengambil langkah ke pihak suplier dengan jemput bola. Yakni lewat PT Samator dan PT Surya Gas yang ada di Kudus dan Semarang.

“Di Kudus dan Semarang kami coba jemput bola minta pasokan tabung oksigen. Tetapi ya sulit juga karena kelangkaan tabung oksigen tidak hanya di Rumah Sakit Aisyiyah, tetapi rumah sakit lain juga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aminuddin menyampaikan kondisi ini menurutnya harus dipahami semua pihak. Dia mengatakan pihak RS Aisyiyah tetap akan berupaya secara maksimal.

“Harapan kami kalau bisa pihak suplier menambah produksi dan juga penambahan unit distribusi. Sehingga pihak rumah sakit tidak menunggu terlalu lama. Tapi kami juga memahami pihak supier juga kebingungan dan mereka pasti juga lebih capek daripada kami,” tandasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...