Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Baru Keluar Penjara, Pria di Blora Ini Gasak HP dan Uang Sales yang Tidur di Masjid

Tersangka pencurian menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jepon Blora. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – OZF (24) warga Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, harus kembali mendekam di sel tahanan. Padahal sebelumnya, pria ini baru dua bulan lalu keluar dari penjara dalam kasus curanmor.

Kali ini ia ditangkap aparat gabungan Unit Reskrim Polsek Jepon bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora, Senin (21/6/2021). Ia ditangkap lantaran membobol tas milik sales dari Jabar yang tengah tidur di Masjid Al Ghomamah di wilayah Desa Tempellemahbang, kecamatan Jepon, Blora, Rabu (2/6/2021).

Dalam aksi itu pelaku membawa kabur HP dan uang sebesar Rp 300 ribu milik Muhamad Irwansyah, warga Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Aksi pencurian ini terjadi saat korban bersama temannya tengah beristirahat dan tidur di masjid itu, setelah seharian keliling untuk berjualan alat masak.

“Sekitar pukul 23.00 WIB korban bersama temannya beristirahat dan tidur di teras masjid Bhayangkara Al Ghomamah dan saat tidur tas pelapor yang berisi HP dan dompet ditaruh di bawah bantal tidur,” kata Kapolsek Jepon  Iptu Supriyono, Kamis (24/6/2021).

Beberapa jam kemudian korban terbangun dan mendapati tas miliknya sudah berpindah tempat berada di dalam masjid.

“Mengetahui hal tersebut korban segera mengambil tas miliknya dan memeriksa isi tas sudah tidak ada isinya yang semula berisi sebuah HP merk ViVo tipe Y12 dan uang Rp 300 ribu,” ujarnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil penyidikan, polisi akhirnya berhasil menngkap pelaku di rumahnya. Sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku ternyata residivis kasus curanmor yang baru keluar dari Lapas Blora April 2021 lalu. OZF mengakui bahwa sebelum mengambil HP dan uang korban, ia berniat membobol kotak amal masjid.

Namun karena melihat ada korban yang tidur di masjid, maka sasarannya berubah yaitu barang berharga milik korban yang sedang tidur.

“Dan di TKP juga ditemukan barang bukti berupa linggis yang akan digunakan untuk mencongkel kotak amal masjid,” terangnya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian di tiga TKP berbeda sebelum tertangkap. Yaitu dua kali di Masjid Al Ghomaamah, dan satu kali di wilayah Kecamatan Blora.

 

Kontributor Blora
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...