Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Apindo Kudus Pastikan Belum Ada Perusahaan yang PHK Karyawan karena Pandemi

Para pekerja di salah satu perusahaan rokok di Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kudus memastikan belum ada perusahaan di Kudus yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawannya akibat pandemi Covid-19.

Walau diketahui, banyak perusahaan di Kudus cukup terdampak dengan adanya pandemi yang masih berlangsung satu tahun lebih ini.

“Sampai saat ini belum ada yang melakukan itu (PHK) pada karyawannya,” kata Ketua Apindo Kudus Bambang Sumadiyono, Kamis (24/6/2021).

Di situasi seperti ini, kata Bambang, perusahaan memang kembali mendapat dampak dari lonjakan kasus Covid-19. Padahal sebelumnya sudah cukup berhasil bangkit dari keterpurukan pada awal pandemi.

Apalagi, perusahaan-perusahaan di daerah lainnya juga mengalami dampak yang sama. Hingga akhirnya memengaruhi perusahaan-perusahaan di Kota Kretek.

“Kami sekarang tengah berjuang lagi. Sejumlah perusahaan di Kabupaten Kudus juga tengah kembali menyetabilkan neraca keuangannya, untuk menghindari adanya PHK,” sambung Bambang.

Sementara terkait penanganan Covid-19, Apindo siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan percepatan vaksinasi di Kabupaten Kudus. Hanya memang pihaknya berharap ada dukungan penuh dari pemkab.

“Kami bisa menyediakan sumber daya yang akan divaksin, sementara pemkab bisa memfasilitasinya,” ujar dia.

Perusahaan di Kudus juga telah memberi aturan tegas bagi karyawannya untuk mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker hingga sederet standar protokol kesehatan lainnya.

Sejumlah perusahaan, tambah dia, juga telah menyediakan kendaraan penjemputan bagi pekerja yang berasal dari luar kota. Hal tersebut dilakukan untuk menekan semaksimal mungkin penularan Covid-19.

“Karena jika sampai ada karyawan yang terpapar Covid-19, yang dirugikan tidak hanya karyawan, melainkan perusahaan ikut menanggung,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...