Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ribuan Karyawan di Jepara Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Ini

Proses skrining sebelum warga Jepara divaksin. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara terus melanjutkan proses vaksnasi. Pekan ini, setidaknya ada 6.000 dosis vaksin yang akan disuntikkan kepada masyarakat, termasuk para pekerja di perusahaan-perusahaan.

Hal itu disebutkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, Rabu (23/6/2021). Ia menyatakan bahwa vaksinasi pekan ini masuk dalam program vaksinasi massal.

“Kemarin di panti sosial, besok di Kota Jati sasarannya 2.000 orang. Kemudian Sabtu nanti di PT Sung dan PT HSK sasarannya 4.000 orang,” terang Mudrikatun.

Hingga saat ini, lanjut Mudrikatun, Pemerintah Jepara sudah menerima vaksin sebanyak 91.340 dosis. Dosis-dosis vaksin itu diterima dalam dua tahap.

Tahap pertama sevanyak 8.840 dosis yang dikhususnya untuk tenaga kesehatan. Sedangkan, tahap kedua sebanyak 82.500 dosis untuk pelayan publik dan warga lanjut usia atau lansia.

“Hingga kemarin masih ada sisa sebanyak 39.740 dosis. Untuk laporan vaksinasi hari ini belum kami rekap,” sebut Mudrikatun.

Pihaknya menjelaskan, dalam sehari rata-rata vaksin yang disuntikan sebanyak 1.400 dosis. Proses vaksinasi dilakukan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan.

Mudrikatun menerangkan, vaksinasi untuk sasaran pelayan publik sebanyak 74.022 orang. Hingga kemarin yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 41,27 persen. Kemudian yang sudah menerima vaksin dosis kedua baru 25,14 persen.

Sementara itu, imbuh dia, vaksinasi degan sasaran lansia sebanyak 85.025 jiwa. Lansia yang sudah divaksin dosis pertama baru 17,83 persen dan pemberian vaksin dosis kedua baru 11,06 persen.

“Yang sudah divaksin tenaga kesehatan hampir semuanya. Kemudian pelayan publik seperti guru, pelaku pariwisata, lansia, dan masyarakat umum,” kata Mundrikatun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...