Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Berlakukan Gerakan Pati di Rumah Saja Sabtu-Minggu Mendatang

Bupati Pati Haryanto memberikan keterangan pada wartawan. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan berbagai upaya untuk menekan laju persebaran Covid-19. Kendati masih diberlakukan PPMKM Mikro dan penggalakan operasi yustisi oleh Forkopimda, TNI dan polri, namun hal itu dirasa belum cukup.

Karena itu, Bupati Pati Haryanto mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor 440/2590 terkait gerakan Pati di Rumah saja. Hal ini sebaga upaya agar masyarakat tetap di rumah selama dua hari, yakni pada Sabtu (26/6/2021) dan Minggu (27/6/2021) mendatang.

“Gerakan ini adalah sebagai ikhtiar untuk menekan persebaran Covid-19. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Pati ini masih tinggi kasusnya. Sehingga dengan adanya dua hari di rumah saja ini, semoga kasus covid dapat menurun,” katanya, Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, gerakan tersebut akan dilakukan oleh semua komponen masyarakat, kecuali yang terkait dengan sektor esensial. Seperti kesehatan, keamanan, kebencanaan, komunikasi, teknologi informasi, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu, perhotelan, kontruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utulitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional juga tetap beroperasi.

Selama pemberlakukan Pati di rumah saja itu, nantinya petugas gabungan akan melakukan perasi yustisi secara serentak. Operasi ini nantinya juga akan masuk hingga ke desa-desa dengan dipandu langsung oleh para camat.

“Camat dan satgas covid akan operasi di wilayah masing-masing. Ini dilakukan secara serentak di Pati,” terangnya.

Kemudian untuk pondok pesantren juga diharapkan dapat mengikuti gerakan Pati di Rumah Saja ini. Untuk itu, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati untuk mengkoordinasikan gerakan tersebut di lingkungan pondok pesantren, tempat ibadah dan pendidikan keagamaan.

Diketahui, untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Pati warga yang konfirmasi dirawat ada sebanyak 212 orang, suspek dirawat sebanyak 546 orang. Kemudian yang isolasi mandiri dalam pemantauan ada sebanyak 3.048 orang.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...