Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jerman Dukung LGBT, Sementara Hongaria Menolak, UEFA Tak Izinkan Warna Pelangi Muncul di Stadion Allianz Arena

Beginilah keinginan Jerman pada tampilan stadionya. Tapi UEFA telah menolak.(facebook.com/FCBAllianzArena)

MURIANEWS, Munich- Otoritas sepak bola Eropa, UEFA akhirnya menolak rencana Pemerintah Kota Munich, yang akan menerangi Stadian Allianz Arena dengan warna pelangi saat Jerman bertemu Hongaria. Keputusan ini diambil UEFA setelah melihat berbagai pertimbangan yang mereka miliki.

Pertandingan Jerman Vs Hongaria akan di gelar Kamis (24/6/2021) dinihari WIB besok. Pertandingan menentukan ini rencananya akan diwarnai dengan pertunjukan cahaya warna warni pelangi yang disiapkan Pemerintah Kota Munich.

Pemerintah Munich mengetengahkan warna-warni pelangi sebagai bentuk dukungan mereka terhadap keberadaan kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Selain itu, aksi ini juga sebagai bagian untuk ‘menyentil’ disetujuinya UU anti LGBT di Hongaria.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Munich telah bersikeras untuk melakukan aksi itu saat Jerman berhadapan dengan Hongaria. Rencananya, bagian Stadion Allianz Arena akan diwarnai dengan cahaya pelangi sebagai bentuk dukungan mereka terhadap kelompok LGBT.

Media Jerman Bild, melaporkan UEFA akhirnya menolak keinginan Pemerintah Kota Munich itu. Alasannya semua stadion venue Euro 2020 harus memiliki kesamaan warna, yakni warna UEFA.

Juru bicara DFB (Federasi Sepak Bola Jerman), Jens Grittner menyatakan UEFA telah mengambil sikap itu. Dinding Allianz Arena tidak diperkenankan diberi cahaya warna pelangi saat Jerman Vs Hongaria digelar, Kamis (24/6/2021) dinihari WIB, atau Rabu (23/6/2021) malam waktu Munich.

“UEFA menentukan desain stadion yang seragam. Dan ada alasan bagus untuk menjalani desain stadion yang seragam ini. Mungkin anda tidak perlu memperbaiki lampu pada hari pertandingan nanti,” ujar Jens Gritnner, seperti dikutip Blind, Selasa (22/6/2021).

Berbeda dengan Jerman dan negara-negara Eropa terkemuka seperti halnya juga Prancis, Hongaria dengan tegas menolak pengakuan atas kelompok LGBT. Mereka bahkan sudah mengesyahkan UU anti LGBT yang bertentangan dengan apa yang ingin ditampilkan Pemerintah Kota Munich dan bahkan Pemerintah Jerman.

Itulah sebabnya, warna pelangi sebagai symbol kelompok LGBT dipaksakan untuk diketengahkan di bangunan Stadion Allianz Arena saat Jerman berhadapan dengan Hongaria. Pertandingan dua tim ini merupakan pertandingan terakhir di Grup F Euro 2020.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Blind.de

Comments
Loading...