Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Delapan Keluarga Positif Covid Usai Rewang Akikahan, Satu Perumahan di Sukoharjo Dilockdown

Jajaran Satgas Covid-19 Kecamatan Baki saat berkoordinasi di gang jalan perumahan warga RT002 RW008 Purbayan belum lama ini. (Istimewa/Camat Baki)

MURIANEWS, Sukoharjo — Delapan keluarga di perumahan RT 2/RW 8 Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terkonfirmasi positif Covid-19 usai rewangan akikahan. Akibatnya, satu perumahan tersebut di-lockdown untuk menghindari penyebaran.

Camat Baki, Roni Wicaksono, mengatakan pesta akikahan digelar warga setempat sekitar dua pekan lalu. Saat itu warga dalam satu RT ini rewangan ke rumah yang menggelar hajatan akikahan tersebut. Kemudian dilanjut makan bersama di malam harinya.

“Setelah perayaan akikahan ini selesai. Ada satu warga yang dirawat di rumah sakit dan ternyata dinyatakan positif corona. Dari kasus ini munculah klaster akikahan,” kata Roni Ketika berbincang dengan Solopos.com, Selasa (22/6/2021).

Satgas Covid-19 Kecamatan Baki selanjutnya gerak cepat dengan melakukan tracing kontak erat dengan pasien tersebut. Dari hasil tracing, sebagian besar warga di satu perumahan ini menjadi kontak erat. Selanjutnya petugas melakukan pengambilan swab PCR terhadap kontak erat.

“Dari awalnya hanya enam keluarga positif corona, tambah dua keluarga lagi. Jadi total sekarang ada delapan keluarga positif corona. Jumlahnya ada sekitar 10 orang, tapi kurang dari 15 orang yang kena,” katanya.

Dikatakan Roni, warga terkonfirmasi positif corona ini mayoritas merupakan orang tanpa gejala (OTG). Namun demikian ada satu pasangan suami istri (pasutri) yang berusia lebih dari 60 tahun meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19. Pasutri ini memiliki penyakit komorbid sehingga memperparah kondisinya saat terpapar virus corona.

“Masa isolasi bagi warga RT 002/RW 008 ini hampir selesai. Mungkin pekan depan sudah selesai,” katanya.

Roni meminta warga mematuhi protokol kesehatan dan terus tak henti-hentinya mengingatkan terkait Surat Edaran (SE) Bupati Sukoharjo mengenai larangan menggelar hajatan, kerumunan.

Roni meminta warga menggunakan masker, tidak berkerumun, mengurangi mobilitas, dan rajin mencuci tangan. Langkah ini dinilai akan efektif untuk menekan penyebaran virus corona khususnya di wilayah Baki.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...