Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Permintaan Peti Mati di Blora Meroket Seiring Meningkatnya Kasus Corona

Produsen peti mati di Blora tengah memeriksa peti mati sebelum dikirim ke pemesan. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Pembuat peti mati di Kabupaten Blora kebanjiran pesanan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini terjadi seiring peningkatan kasus corona di kabupaten ini.

Permintaan peti matipun meroket tajam. Seperti yang diakui salah satu produsen peti mati di Blora, Soesanto Raharjo (70).

Ia mengatakan, dalam sehari ia bisa mendapatkan pesanan peti mati hingga sepuluh buah. Padahal sebelumnya hanya dua hingga empat buah saja sehari.

“Mulai seminggunan ini bertambah, kemarin saja delapan peti dalam sehari, sekarang saya diminta menyediakan sepuluh peti,” katanya, Selasa (22/6/2021).

Dengan banyaknya pesanan ini, pekerjanya pun harus bekerja lembur. Bahkan permintaan peti mati kali ini menurutnya jauh lebih tinggi, dibanding saat kali pertama pandemi mendera.

“Satu tahun lalu waktu pertama ada Covid-19 itu tidak seperti ini. Permintaan peti tahun ini meningkat drastis. Ini katanya pegawai RSU untuk pasien covid yang meninggal, ” jelasnya.

Padahal peti mati miliknya ini khusus dipesan untuk jenasah pasien Covid-19 yang ada di RSU dr Soetidjono Blora. Belum termasuk pasien corona yang meninggal di rumah sakit lain dan puskesmas, sehingga kebutuhan peti mati di Blora akhir-akhir ini meningkat tajam.

Meski mendapatkan keuntungan dari pendemi pihaknya berharap penyebaran virus corona dapat ditekan. Sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal.

 

Kontributor Blora
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...