Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kakek 62 Tahun di Sragen Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah, Diduga Sudah Meninggal Empat Hari

Sukarelawan mengevakuasi jasad Sugeng Pribadi, 62, yang sudah membusuk dari rumahnya di Kampung Tamanasri, Kroyo, Karangmalang, Sragen, Senin (21/6/2021). (Istimewa/PMI Sragen)

MURIANEWS, Sragen – Seorang kakek Bernama Sugeng Pribadi ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Kampung Tamanasri, Kelurahan Kroyo, Karangmalang, Sragen, Senin (21/6/2021).

Kakek berusia 62 tahun itu ditemukan dalam kondisi membusuk. Diduga kuat, Sugeng sudah meninggal 3-4 hari lalu.

Dikutip Solopos.com, penemuan jasad membusuk itu bermula dari laporan warga yang mendatangi sebuah warung makan di sebelah rumah Sugeng Pribadi.

Saat asyik menyantap makanan, warga yang diketahui bernama Koko itu mencium bau yang tidak sedap dari sebuah rumah di samping warung makan. Curiga ada yang tidak beres, Koko kemudian melapor ke warga sekitar dan diteruskan kepada Polsek Karangmalang.

Mendapat laporan penemuan mayat membusuk itu, jajaran Polsek Karangmalang bersama relawan PSC Sukowati, PMI Sragen, Puskesmas Karangmalang dan lain-lain tiba di lokasi. Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi mata.

Selanjutnya, jasad Sugeng Pribadi dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Proses evakuasi jasad membusuk di rumah itu disaksikan puluhan warga sekitar.

“Jenazah dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Sragen menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 2,” jelas Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno.

Kapolsek Karangmalang, Iptu Mulyono, memastikan berdasar pemeriksaan fisik oleh tim medis, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di jasad yang sudah membusuk itu. Berdasar keterangan dari sejumlah saksi, Sugeng Pribadi punya riwayat penyakit jantung.

“Tidak ada (tanda-tanda penganiayaan). Dia punya riwayat penyakit jantung. Selama ini, dia tinggal seorang diri di rumah,” ujar Iptu Mulyono.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...