Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penjual Cilok di Kudus Gantung Diri, Ditemukan Istri Sirinya di Rumah Kontrakan

Petugas mengevakuasi jenazah penjual cilok yang ditemukan gantung diri. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Seorang pria ditemukan gantung diri di ruang tengah rumah kontrakan di Kelurahan Mlati Kidul RT 1, RW 1, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Senin (21/6/2021) siang.

Pria tersebut diketahui bernama Nasrudin (34) warga Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Korban diketahui tinggal di rumah kontrakan bersama istri sirinya.

Korban nekat melakukan gantung diri lantaran diduga sering cek-cok dengan istri sirinya. Kesehariannya, korban diketahui sebagai penjual cilok.

Ketua RT 1/RW 1 Joko Santoso menambahkan, korban merupakan warga yang baru tinggal di rumah kontrakan semenjak enam bulan yang lalu. Informasi yang didapatkannya korban sering bertengkar dengan istrinya.

“KTP dan KK sudah dikumpulkan sudah termasuk warga sini. Informasi dari tetangga warga sekitar ya sering bertengkar dengan istri keduanya. Laporan dari warga tadi sekitar pukul 12.00 WIB korban ditemukan istrinya gantung diri,” katanya Senin, (21/6/2021) saat ditemui di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, Tim Inafis Polres Kudus bersma Puskesmas Wergu Wetan yang mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, korban meninggal karena bunuh diri, ” jelas dr Puspitasari dari Puskesmas Wergu Wetan.

Hanya saja,  saat pemeriksaan pihaknya memang menemukan bekas jeratan pada leher korban. Korban sendiri, menurutnya belum lama ditemukan dalam kondisi meninggal, lantaran kondisi jenazahnya masih terlihat lemas.

“Ada tanda jeratan di leher, dari pemeriksaan fisik. Kira-kira korban meninggal tergantung setengah jam sebelum ditemukan, memang belum lama karena masih lemas, ” imbuhnya.

Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim mengatakan, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh istri sirinya sesuai memasak. Melihat korban dalam keadaan gantung diri kemudian istri siri korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar dan kemudian menghubungi kepolisian.

Menurutnya, saat ini jenazah korban diserahkan kepada keluarga (istri sah) untuk dikebumikan. Lantaran hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Kudus dan Dokter Puskesmas Wergu Wetan memang tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Kami serahkan kepada pihak keluarga, dan pihak keluarga juga sudah ikhlas, akan dikebumikan di Desa Jepang Pakis, ” pungkasnya

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...