Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

18 Ribu Lebih Masyarakat Umum di Kudus Sudah Divaksin Dosis Pertama

Warga Loram Kulon Kudus tengah disuntik vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah masyarakat umum di Kabupaten Kudus yang sudah menjalani proses vaksinasi dosis pertama hingga Sabtu (21/6/2021) pekan lalu berjumlah sebanyak 18.176 orang. Jumlah itu setara 4,4 persen. Sementara dosis kedua, baru sebanyak 160 orang saja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo mengatakan, jumlah target vaksinasi pada masyarakat umum sendiri berada di angka 412.540 jiwa. Jumlah tersebut didapat setelah mencocokkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus.

“Kami saat ini memang tengah menggenjot proses vaksinasi bagi masyarakat umum untuk segera membentuk herd immunity di masyarakat guna menangkal virus Covid-19 ini,” ucap dia Senin (21/6/2021).

Sementara untuk sasaran target lainnya, seperti tenaga kesehatan juga mengalami penambahan target menjadi 7.421 orang. Capaiannya kini telah berada di angka 90,2 persen untuk dosis pertama dan 89,2 persen untuk dosis kedua.

Kemudian kategori vaksinasi pelayan publik dengan total target 52.660 orang, pada vaksinasi dosis pertama mencapai 55,3 persen. Sementara dosis kedua mencapai 26,8 persen.

Kemudian untuk lansia, dari total target sebanyak 68.901 orang, pada dosis pertama baru tercapai 22 persen. Sementara dosis kedua, baru mencapai 12,3 persen.

Kemudian untuk masyarakat rentan, dari targetnya 123.144 orang, pada dosis pertama baru tercapai 0,4 persen dan 0,0 persen di dosis keduanya.

Oleh karena itu, semua tenaga kesehatan di 19 puskesmas di bawah naungan DKK pun dikerahkan untuk percepatan vaksinasi tersebut. Selain itu, klinik-klinik swasta juga turut diperbantukan untuk proses vaksinasi.

“Dari perusahaan-perusahaan juga sudah mulai membantu pelaksanaan vaksinasi, ini juga sebagai upaya percepatan,” kata dia.

Untuk target hariannya, sambung Badai, dari semua faskes milik DKK maupun milik swasta akan diupayakan menyuntikkan setidaknya seribu dosis per hari. Dilihat dari animo masyarakat, Badai menyatakan jika target tersebut bisa terpenuhi dalam kurun waktu yang tidak lama.

“Kami tengah mengajukan tambahan dosis untuk kemudian bisa memenuhi kuota vaksinasi di Kudus,” jelas Badai.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...