Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bukalapak Kecam Aksi Transaksi Fiktif di Marketplace untuk Keruk Cashback

Tersangka transaksi fiktif di Bukalapak yang rugikan J&T hingga ratusan juta rupiah. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Setelah adanya aksi transaksi fiktif di marketplace Bukalapak yang merugikan J&T hingga ratusan juta rupiah, akhirnya pihak Bukalapak angkat suara. Bahkan dalam hal ini e-commerce itu mengecam aksi yang dilakukan tersangka MI yang merupakan warga Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati, tersebut.

Dalam aksinya, MI melakukan transaksi fiktif dengan akun dan alamat toko online palsu, untuk mengeruk cashback dari pihak ekspedisi. Total cashback yang didapat MI mencapai Rp 50 juta, dan J&T juga mengalami kerugian ratusan juta akibat transaksi fiktif sehingga tak bisa diklaim ke Bukalapak.

Dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke redaksi MURIANEWS, Bukalapak merasa sangat kecolongan dengan transaksi fiktif tersebut. Apalagi jumlah transaksi yang dilakukan tersangka cukup besar.

“Kami sangat mengecam tindakan pelaku, dan sekaligus di sisi lain sangat mengapresiasi kerja sama dari pihak perusahaan ekspedisi serta Polres Pati, sehingga pelaku transaksi fiktif di Bukalapak tersebut bisa ditangkap,” kata Baskara Aditama, AVP Marketplace Strategy & Merchant Policy Bukalapak, Senin (21/6/2021).

Baca: Pria di Pati Ini Bikin Rugi J&T Ratusan Juta dari Aksi Curang di Marketplace, Kini Meringkuk di Penjara

Ditambahkan pula, dalam proses penangkapan tersangka MI itu, Bukalapak mengaku telah berkolabirasi dengan Polres Pati. Terutama untuk mendeteksi lima akun dengan alamat fiktif yang digunakan oleh tersangka. Sehingga, dalam hal ini tersangka dapat dijerat hukum sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Bukalapak juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi. Yakni dengan terus memperketat sistem keamanan.

“Kami bekerja sama dengan pihak yang berwenang termasuk di antaranya Polri, BPOM, BNN, BSSN, Kemenkominfo, Kementerian Perdagangan, dan masih banyak lagi. Kami bahu membahu memberantas tindak penipuan dan cyber crime,” terangnya.

Baca: Keruk Cashback J&T Secara Curang, Pria di Pati Ini Ngaku Awalnya Hanya Iseng

Atas kejadian itu, pihak Bukalapak pun terus mengimbau kepada seluruh pengguna Bukalapak dengan berbagai edukasi mengenai keamanan data.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...