Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

90 Persen dari Ratusan Nakes di Kudus yang Terpapar Covid Mulai Sembuh

Sejumlah nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus tampak beristirahat sejenak di tengah lonjakan pasien IGD di rumah sakit tersebut. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat sekitar 90 persen tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu sudah sembuh. Mereka segera kembali siap diterjunkan guna merawat dan menangani pasien-pasien Covid-19 di Kota Kretek.

Diketahui sebelumnya, ada 308 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus yang terpapar selama lonjakan kasus Covid-19 pasca liburlebaran lalu.

“Sudah sekitar 90 persen yang sembuh, datanya tengah direkap karena memang ada yang kena baru (terpapar), tapi banyak yang sembuh juga,” kata Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo, Sabtu (19/6/2021).

Badai  mengatakan, sebagian besar nakes yang terpapar, terbantu dengan vaksin yang telah disuntikkan pada mereka. Sehingga gejala Covid-19 yang dirasakan bisa dibilang ringan dan cenderung tanpa gejala.

“Sementara yang bergejala sedang ke berat sangat minim dan itu juga karena penyakit bawaannya,” ujar Badai.

Oleh karena itu, pihaknya kini tengah menggencarkan proses vaksinasi di Kabupaten Kudus. Targetnya pun dinaikkan menjadi 664.666 orang.

Dengan rincian 7.421 sasaran tenaga kesehatan, 52.660 pelayan publik, 68.901 lansia, 123.144 masyarakat rentan, dan 412.540 masyarakat umum. Hanya, jumlah tersebut belum termasuk warga Kudus yang berada di luar kota.

“Kami masih punya sekitar 80 ribu dosis vaksin, namun jumlah tersebut tentunya belum cukup untuk percepatan. Sehingga kami ajukan tambahan lagi ke Kemenkes sebanyak 70 ribu dosis lagi,” sambung Badai.

Semua tenaga kesehatan di 19 puskesmas di bawah naungan DKK pun dikerahkan untuk percepatan vaksinasi tersebut. Selain itu, klinik-klinik swasta juga turut diperbantukan untuk proses vaksinasi.

Untuk target hariannya, sambung Badai, dari semua faskes milik DKK maupun milik swasta akan diupayakan menyuntikkan setidaknya seribu dosis per hari.

Dilihat dari animo masyarakat, Badai menyatakan jika target tersebut bisa terpenuhi dalam kurun waktu yang tidak lama. “Masayarakat kini juga mulai sadar betul akan vaksinasi ini, semoga ini terus berjalan lancar,” jelasnya.

Walau demikian, Badai mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan benar.

Karena vaksinasi Covid-19 bukanlah untuk mengebalkan tubuh akan virus tersebut, melainkan membentuk imun. Sehingga ketika terpapar gejala yang dirasakan tidak berat.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...