Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Di Kudus, Superhero Jadi-jadian Juga Ikut Vaksinasi Covid-19

Salah seorang warga mengenakan kostum Harley Quinn tengah disuntik vaksin Covid-19 di Desa Loram Kulon. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah desa di Kabupaten Kudus mulai berinovasi untuk mengajak warganya mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 guna membentuk herd immunity dalam sebuah masyarakat.

Salah satunya di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Mereka, mendatangkan dua superhero kenamaan dari negeri Paman Sam, yakni Captain America dan Harley Quinn.

Memang bukan yang asli. Dua superhero tersebut tak lebih dari seorang warga setempat yang memakai kostum bak dua super hero tersebut.

Tujuannya, selain untuk menyemarakkan vaksinasi di desa tersebut, juga sebagai simbol jika vaksin bisa membuat tubuh kuat dan bisa melawan Covid-19.

Tak hanya itu, para tenaga kesehatan yang bertugas pun turut mengenakan kostum unik, yakni dengan mengenakan topi toga bak wisudawan dan wisudawati yang telah lulus.

Warga mengenakan kostum Captain America mengikuti vaksinasi di Desa Loram Kulon, Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

Kepala Desa Loram Kulon Muhammad Syafi’i menyampaikan, pihaknya memang sengaja mempersiapkan dua orang berkostum super hero untuk menyemarakkan proses vaksinasi di wilayahnya tersebut.

Mengingat pada pelaksanaan pertama beberapa waktu lalu, animo masyarakat masih sangat rendah.

“Karena itu kami berinovasi untuk bagaimana membuat vaksinasi ini semarak. Dan ini animonya naik, itu juga sebagai simbol walau tubuh kita kuat, kita tetap harus mengikuti vaksinasi untuk melawan Covid-19 ini,” kata dia di sela vaksinasi di Balai Desa Loram Kulon, Sabtu (19/6/2021).

Selain melakukan vaksinasi massal, pihaknya juga terus mengingatkan warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara terus menerus. Baik secara langsung dengan woro-woro keliling desa, maupun secara tak langsung melalui pesan-pesan di banner maupun pesan jejaring antarwarga.

Sementara terkait nakes yang mengenakan topi toga, Kepala Puskesmas Jati Amad Muhammad menjelaskan jika topi toga adalah simbol kelulusan nakes dari proses vaksinasi.

“Untuk nakes adalah sebagai simbol kelulusan mereka dari proses vaksinasi, mereka telah disuntik dua kali dosis dan baik-baik saja,” ucap Amad.

Amad mengatakan, pihaknya kini mulai mendistribusikan vaksin ke desa-desa di bawah naungannya. Dengan harapan bisa menyasar masyarakat usia 18 tahun ke atas lebih banyak lagi.

Sehingga desa-desa, sambung dia, perlu berinovasi untuk terus menggaet warganya untuk melakukan vaksinasi. Walau kini, prosentase animo warga akan vaksinasi terus meningkat.

“Ini adalah vaksinasi yang kesekian kalinya, karena animonya tinggi, kami maksimalkan tanpa kami batasi kuota per harinya, sehingga masyarakat bisa segera tervaksin semua,” sambung dia.

Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat yang telah divaksin tak abai dengan penerapan protokol kesehatan. Sehingga benar-benar bisa mencegah penularan virus corona di Kabupaten Kudus. “Tetap pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...