Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mesut Ozil Mengolok-olok Tim Inggris, Skotlandia Bawa Semangat ‘Braveheart’

Mesut Ozil Mengolok-olok Tim Inggris, Skotlandia Bawa Semangat ‘Braveheart’. (facebook.com/mesutoezil)

MURIANEWS, London- Mantan pemain Tim Nasional Jerman, Mesut Ozil menyempatkan waktunya untuk memberi sedikit ‘olok-olok’ pada Tim Inggris yang ditahan imbang 0-0 oleh Skotlandia. Ozil yang juga merupakan mantan bintang Arsenal ini memuji penampilan Skotlandia.

Pertandingan Inggris Vs Skotlandia berakhir imbang 0-0 di Stadion Wembley, yang digelar Sabtu (19/6/2021) dinihari tadi, nampaknya dipantau serius oleh Ozil. Sebab beberapa saat setelah pertandingan berakhir, Mezut Ozil langsung memajang cuitan di akun twitternya.

Mezut Ozil dalam cuitannya memuji penampilan Skotlandia dalam pertandingan itu dengan memasang gambar Mel-Gibson saat berperan sebagai William Walace di film ‘Braveheart’. Seperti diketahui, ‘Braveheart’ adalah film yang mengetengahkan perlawanan Skotlandia terhadap Inggris di masa lalu.

“Jiwa William Wallace di seluruh Wembley malam ini,” demikian cuitan Mezut Ozil yang dibubuhkan menyertai gambar Mel Gibson dalam tampilan William Wallace dalam film ‘Braveheart’ yang tersohor tersebut.

Tangkapan layar Twitter Mesut Ozil.(twitter.com)

Mantan playmaker Arsenal ini tampaknya bersimpati dengan semangat permainan tim Skotlandia saat menghadapi Inggris. Meski mereka bermain bertahan, Skotlandia memang boleh dikatakan bermain dengan cerdas sepanjang laga.

Sementara itu, mantan bintang Arsenal lainnya, Ian Wright menyatakan kekecewaannya atas penampilan Tim Nasional Inggris. Terutama terkait penampilan Harry Kane, eks pemain Inggris ini menyatakan Kane bermain dibawah standart.

“Saya pikir jelas terlihat bahwa dia tidak tampil dalam bentuk yang terbaik,” ujarnya saat menjadi komentator TV di pertandingan itu.

Ian Wright menilai, Inggris dalam pertandingan ini tidak banyak menciptakan umpan silang. Selain itu juga tidak bisa mengalirkan bola sampai ke sepertiga akhir lapangan di wilayah Skotlandia.

Keputusan Gareth Southgate menarik Phill Foden juga disayangkannya. Sebab dalam hal ini Foden sebenarnya menjadi satu-satunya pemain yang berani melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh penyerang-penyerang Inggris.

Foden beberapa kali berusaha mencoba merusak pertahanan Skotlandia dengan upaya menggunakan kemampuan personalnya. Hal seperti ini perlu dilakukan ketika pemain-pemain Skotlandia telah menutup ketat secara man to man para penyerang Inggris.

“Mengapa dia menarik Foden? Tidak mungkin Phil Foden meninggalkan lapangan hari ini, bagi saya. Sangat mengecewakan untuk dilihat,” ujar Ian Wright.

Inggris juga disesalkannya, karena tidak mencoba memainkan seorang Jadon Sancho dalam situasi buntu itu. Jadon Sancho yang sejauh ini memiliki 16 gol dan 20 assist musim ini, menurutnya layak dicoba untuk merubah situasi yang terjadi.

Sedangkan Roy Keane menyebut penampilan Harry Kane tidak maksimal. Pemain ini tidak mampu menunjukan kecepatan bermain seperti biasanya. Jika kemudian Kane ditarik keluar, Keane setuju, meskipun Rasford yang menggantikannya juga belum cukup.

“Sebelum kejuaraan ini, ada pembicaraan tentang dia yang mungkin meninggalkan Spurs. Mungkin dia terganggu oleh hal ini. Masalah ini bisa saja menyita energinya,” ujar Roy Keane.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: mirror.co.uk

 

Comments
Loading...