Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelatih Persiku Dipastikan Lokal Kudus, Cucun Sulistyo dan Widoro Belum Dihubungi

Cucun Sulistyo.(MURIANEWS/ Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Bursa pelatih Persiku masih menjadi teka-teki, meski rencana pembentukan tim sudah mulai disepakati. Ketua Askab PSSI Kudus, Daniel Budi Sampurna memastikan pelatih Persiku nantinya orang lokal Kudus.

Daniel saat dihubungi MURIANEWS menyatakan, belum bisa memberikan pernyataan lebih jauh soal rencana pembentukan Tim Persiku. Semuanya masih dalam tahap pembahasan bersama dengan sejumlah pihak terkait.

“Untuk pelatih Persiku, mohon maaf belum bisa disampaikan sekarang. Tapi yang jelas lokal Kudus. Besok kami akan mengikuti kongres PSSI Jawa Tengah. Setelah memastikan kepengurusan PSSI Kudus, kami baru akan melangkah,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Meski demikian, Daniel mengatakan pihaknya sudah memiliki gambaran mengenai kepengurusan Persiku, termasuk soal pelatih. Namun hal ini menurutnya masih belum waktunya untuk disampaikan.

“Saya harus membahas ini dengan Askab Kudus dan KONI Kudus juga. Karena ini demi sepak bola Kudus. Kalau secara konsep saya sudah ada gambaran. Tapi belum bisa disebut,” terangnya.

Sementara itu, beberapa pelatih asli Kudus yang dihubungi MURIANEWS menyatakan belum dihubungi oleh pihak PSSI Kudus. Widhoro Heriyanto, yang sudah bersama Persiku sejak 2008 silam, menyatakan belum dihubungi soal ini.

Sebelumnya Widhoro pernah menjadi asisten Subangkit di Persiku. Terakhir, dia juga menjadi menjadi asisten Hartono Ruslan di musim 2019 sebelum kompetisi sepak bola nasional dihentikan karena pandemi Covid-19.

“Belum ada yang menghubungi saya. Tapi sepertinya untuk tahun ini saya istirahat saja dulu. Mau fokus pekerjaan dan juga supaya ada waktu dengan keluarga,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Saat ini, Widhoro Heriyanto bekerja sebagai Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus. Sedangkan keluarganya berada di Semarang.

“Saya yakin masih ada beberapa pelatih di Kudus yang lebih baik dan tinggi lisensinya daripada saya. Tapi saya tetap mendukung Persiku walaupun tidak di kepengurusan,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Cucun Sulistyo yang merupakan pelatih sepak bola asli asal Kudus. Mantan pemain Persijap dan Persiku ini juga mengaku belum dihubungi terkait masalah ini. Dirinya juga tidak mengetahui jika Persiku akan menggunakan pelatih lokal.

“Belum ada yang menghubungi. Nanti kalau misal ada tawaran ya saya ambil. Enggak masalah mau sebagai pelatih atau sebagai asisten pelatih,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya tidak masalah sebagai pelatih atau assisten pelatih. Baginya yang terpenting sepak bola Kudus dan Persiku bisa meraih prestasi terbaik. Sebagai bagian sepak bola Kudus, Cucun menyatakan siap memberikan yang dirinya bisa jika memang diminta.

Cucun juga berharap Persiku dapat mengukir prestasi bagus dan bisa promosi ke Liga 2. Pihaknya menyakini perubahan membutuhkan proses, dan proses itu harus segera dimulai.

“Berubah itu butuh proses. Oleh sebab itu semua stakeholder harus solid. Karena perubahan tidak dapat instan,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...