Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PT Dua Kelinci Pati Pastikan Tetap Produksi Meski Ratusan Karyawan Jalani Isolasi

Tim Siaga Covid-19 PT Dua Kelinci melakukan swab kepada karyawannya. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Meskipun ada ratusan karyawan PT Dua Kelinci Pati yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi, namun hal itu dipastikan tidak mempengaruhi produksi di perusahaan. Hanya saja, semua karyawan yang masih masuk, tetap dilengkapi dengan protokol kesehatan ketat.

Di perusahaan ini tercatat ada 652 karyawan yang positif Covid-19. Jumlah itu disebut setara 13 persen dari total pegawai yang mencapai 5.214 orang.

Wakil Ketua Tim Siaga Dua Kelinci Tofan Rubianto mengatakan, saat ini rekayasa untuk sif masuk bagi karyawan sudah dilakukan.

Jumlah karyawan yang masuk pun hanya 30 persen dalam setiap sifnya. Sehingga dengan pengaturan itu setidaknya dapat menimimalkan terjadinya kerumunan.

Selain itu, dari pihak perusahaan sendiri juga sudah membentuk tim siaga untuk langkah pencegahan, serta penanganan Covid-19.

“Seluruh pegawai yang bekerja telah menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Baik sarung tangan, masker, serta jaz laboratorium,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Dia juga menambahkan, untuk produksi di perusahaan pun masing-masing karyawan tidak bersentuhan secara langsung. Lantaran sebagian besar proses produksi telah dilakukan dengan menggunakan mesin

“Hal itupun terbukti dengan telah mendapatkan ISO. Terkait jumlah pegawai pun tidak terganggu lantaran yang terdampak hanya 13 persen,” terangnya.

Sementara untuk karyawan yang terpapar Covid-19, juga sudah ada tim yang memantau kesehatannya. Selain itu, mereka juga diberikan paket obat dengan total seharga Rp 600 ribu per karyawan yang terpapar covid-19.

Baca: Ratusan Karyawan Terpapar Covid-19, Dua Kelinci Pati Gencarkan Swab Termasuk ke Pedagang Pasar Tiban

Kemudian diberikan juga paket sembako agar mereka bisa melakukan isolasi secara maksimal hingga hasilnya negatif.

Karena sebagian besar karyawan yang terpapar Covid-19 di PT Dua Kelinci tersebut adalah warga Pati, Bupati Pati Haryanto pun segera turun tangan untuk mengatasi hal tersebut. Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen untuk langkah antisipasi agar tidak semakin meluas.

Salah satunya dengan langkah penataan pegawai. “Tujuannya tidak semakin menyebar,” kata Haryanto saat berkunjung di PT Dua Kelinci, Kamis (17/6/2021) kemarin.

Dia juga menyebut langkah perusahaan juga sudah cukup baik dengan menyediakan tempat isolasi. Sementara untuk yang menjalani isolasi di rumah, utamanya di Kecamatan Margorejo, akan dilakukan pemantauan.

“Akan dipastikan isolasi mandirinya tidak dicampur dengan keluarga. Yang campur akan diedukasi muspika. Kami akan upayakan melakukan tracing di Desa Jambean Kidul dan yang lainnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...