Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

IDI Kudus Tak Sarankan Masyarakat Asal Beli Ivermectin untuk Obati Covid

Obat Ivermectin yang diklaim menyembuhkan corona.(MURIANEWS/ Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Obat Ivermectin diklaim mampu menyembuhkan Covid-19. Obat ini disebut telah cukup berhasil membantu penyembuhan corona di India.

Namun Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin menyebut obat ini tak boleh sembarangan dibeli oleh masyarakat. Menurutnya, penggunaan obat ini harus menggunakan resep dokter, karena masuk dalam kategori obat keras.

“Harus dengan resep dokter karena Ivermectin tergolong obat keras. Bahkan sebelum digunakan untuk Covid-19, Ivermectin itu merupakan obat cacing yang masuk golongan obat keras. Sehingga pembelian dan penggunaanya harus dengan resep dokter,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Direktur RSI Sunan Kudus ini juga menyebut jika Ivermectin hingga kini masih dalam tahap penelitian dalam penggunaannya untuk penyembuhan pasien Covid-19.

“Belum ada hasilnya dan WHO juga belum menjelaskan hasilnya terkait menyembuhkan Covid-19. Memang ada beberapa rumah sakit yang sudah uji coba. Tapi belum tertera juga di buku panduan tatalaksana Covid-19,” ujarnya.

Baca: Kudus Dapat Bantuan 2.500 Dosis Ivermectin, Diklaim Bisa Cegah dan Sembuhkan Pasien Covid-19

Lebih lanjut, dokter Ahmad Syaifuddin mengatakan masih dibutuhkan bukti ilmiah terkait keamanan dan efektivitasnya obat ini untuk menyembuhkan Covid-19.

Beberapa efek samping penggunaan Ivermectin juga dijelaskan oleh dokter Ahmad Syaifuddin. Seperti nyeri otot atau sendi, ruam kulit, demam, pusing, sembelit, mengantuk dan  Sindrom Stevens-Johnson.

Baca: Diklaim Bisa Redam Covid-19, Obat Ivermectin Ternyata Masih Dalam Tahap Penelitian BPOM

Efek  Sindrom Stevens-Johnson itu seperti alergi yang menyebabkan melepuhnya kulit.

“Untuk saat ini pencegahan Covid-19 yang ampuh itu menaati protokol kesehatan. Kemudian kalau terpapar Covid-19 segera lakukan isolasi. Terakhir jangan lupa vaksinasi,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...