Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jelang Inggris Vs Skotlandia di Euro 2020, Ribuan Pendukung Skotlandia ‘Menyerbu’ London

Pendukung Skotlandia berpesta di Kollam Air Mancur, William Shakespeare di Leicester Square, London tengah. (dailymail.co.uk)

MURIANEWS, London- Menjelang pertandingan antara Inggris Vs Skotlandia yang akan digelar di Wembley Stadium, ribuan pendukung Skotlandia sudah berada di London. Mereka memenuhi tempat publik di beberapa sudut kota London, sejak Kamis (17/6/2021).

Tim Inggris akan bertanding melawan Skotlandia di Grup D, pada Jum’at (18/6/2021) malam, atau Sabtu (19/6/2021) dinihari WIB nanti. Pertandingan ini akan menentukan bagi kedua tim. Inggris yang sebelumnya menang 1-0 dari Kroasia butuh kemenangan jika ingin memastikan langkah menuju babak 16 besar.

Sedangkan Skotlandia juga dituntut menang jika masih ingin bertahan di Euro 2020, menyusul kekalahan mereka dari Republik Ceko, beberapa waktu lalu. Pertandingan ini rencananya akan disiarka langsung oleh RCTI dan Mola TV, mulai jam 02.00 WIB.

Menurut laporan Daily Mail, pendukung Skotlandia diketahui sudah berpesta sepanjang malam di pusat kota London. Mereka nekad, meskipun Polisi Metropolitan London sudah mengeluarkan perintah pembubaran.

Pendukung Skotlandia yang berjumlah kurang lebih 20.000 diduga tidak memiliki tikey pertandingan. Mereka tiba di ibukota Inggris menjelang pertandingan krusial tim mereka di Euro 2020.

Ribuan orang asal Skotlandia itu dilaporkan mabuk dengan atribut bendera dan kaos tim nasional Skotlandia. Mereka juga meneriakan kata-kata ‘kami benci Inggris’. Diantara mereka juga ada yang menceburkan diri ke kolam air mancur William Shakespeare di Leicester Square, London.

Para pendukung Skotlandia turun dari kereta api di Stasiun King’s Cross, sejak Kamis (16/6/2021). Untuk pertandingan Inggris Vs Skotlandia, sebenarnya mereka hanya akan diberi jatah 2.800 tiket pertandingan. Namun yang datang ke London jumlahnya membanjir mencapai lebih dari 20 ribu orang.

Walikota London, Sadiq Khan sebelumnya sudah meminta para penggemar Skotlandia yang tidak memiliki tiket untuk tidak masuk ke London. Meskipun pihaknya juga menyatakan siap memberikan layanan akomodasi bagi pendukung bertiket yang akan hadir ke London.

Sadiq Khan menyampaikan peringatan bahwa masuknya ribuan pendukung Skotlandia bisa menimbulkan resiko serius terhadap kemungkinan penularan Covid-19. Pihaknya kemudian melarang sementara waktu pada pub dan bar untuk membuka usahanya.

Glasgow sendiri sebelumnya diketahui merupakan salah satu tempat yang diketahui telah memunculkan varian coronavirus India. Meskipun sebagian besar wilayah Skotlandia baru-baru ini diturunkan ke Level Satu dalam sistem lima tingkat county, namun 13 wilayah mereka masih ada di level dua saat virus melonjak.

Pihak Scotland Yard juga telah mengeluarkan perintah pembubaran untuk kerumunan, sampai batas jam 15.00 waktu setempat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ‘perilaku anti-sosial’ yang bisa saja terjadi. Perintah tersebut memberi wewenang bagi petugas keamanan bisa melakukan penahanan selama 48 jam.

“Karena pertandingan sepak bola Euro 2020 antara Inggris Vs Skotlandia digelar Jumat 18 Juni pukul 8 malam dan perilaku anti-sosial yang diantisipasi ini mungkin terjadi, otoritas pembubaran pasal 35 telah diterapkan,” ujar Juru Bicara Skotland Yard.

Sementara itu, Walikota London Sadiq Khan menyatakan, pendukung Skotlandia terkenal di seluruh dunia karena membawa suasana pesta bersama mereka ke turnamen besar. Namun pembatasan COVID masih berlaku di dua negara, seharusnya membuat mereka yang tidak memiliki tiket, lebih baik tetap berada di Skotlandia.

“Dalam situasi yang baik, saya akan menyambut Tentara Tartan ke London untuk pertandingan ini dengan tangan terbuka. Tetapi dengan kasus Covid yang meningkat, dan dengan begitu banyak yang dipertaruhkan saat kita melawan virus yang mengerikan ini, saya khawatir itu tidak mungkin kali ini. Jadi hal terbaik yang harus dilakukan adalah tidak datang ke London dan menikmati pertandingan ini di rumah,” ujar Sadiq Khan.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: dailymail.co.uk

Comments
Loading...