Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Setelah Negoisasi Panjang, Real Madrid Gelar Acara Perpisahan Sore ini Dengan Sergio Ramos

Upacara perpisahan Sergio Ramos dengan Real Madrid.(facebook.com/RealMadrid)

MURIANEWS, Madrid- Perpisahan antara Sergio Ramos dan Real Madrid menyeruak menjadi perhatian di tengah higar-bigar Euro 2020. Kapten Tim Real Madrid ini sudah dipastikan akan meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama 16 musim.

Presiden Real Madrid Florentino Peres disebutkan akan menghadiri acara pelepasan Sergio Ramos, Kamis (17/6/2021) siang waktu Spanyol, atau petang hari ini WIB. Situs resmi Real Madrid telah menyampaikan pengumuman ini, Rabu (16/6/2021) malam.

“Real Madrid CF mengumumkan bahwa besok, Kamis 17 Juni, pukul 12.30, akan diadakan tindakan institusional sebagai penghormatan dan perpisahan kepada kapten kami Sergio Ramos, yang akan dihadiri oleh Presiden kami Florentino Perez,” tulis klub tersebut di situs resmi mereka.

“Sergio Ramos kemudian akan muncul di hadapan media dalam konferensi pers virtual,” lanjut pengumuman tersebut.

Kabar ini jelas membuat klub-klub Seri A Italia harus memasang sikap waspada. Sebab Juventus sejauh ini sudah sering dikait-kaitkan dengan kapten Merengues itu pada akhir 2020.

Hal yang sama juga harus dilakukan oleh klub-klub Liga Premier Inggris, karena dua klub besar Manchester United dan Manchester City juga dikabarkan akan mengikuti perkembangan situasinya di Madrid. Kabar hengkangnya Sergio Ramos, sudah diperkirakan banyak pihak, menyusul tak kunjung adanya kesepakatan antara dirinya dan Madrid.

Sergio Ramos yang saat ini berusia berusia 35 tahun, di musim terakhir bersama Madrid hanya memainkan 15 pertandingan La Liga. Cidera yang dialami membuatnya harus menepi, dan bahkan untuk pertandingan Euro 2020 dirinya tidak dipanggil Luis Enrique di Tim Nasional Spanyol.

Keputusan untuk pergi yang dilakukan Ramos terjadi setelah menjalani negosiasi panjang dengan Real Madrid. Keinginan Sergio Ramos adalah mendapatkan kontrak untuk mengakhiri karirnya di Madrid.

Namun Real Madrid hanya bisa menyodorkan dua tahun kontrak dengan pengurangan gaji. Opsi yang ditawarkan ini tampaknya tidak berkenan bagi Sergio Ramos, hingga akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid.

Beberapa pihak menyatakan sedih atas tidak adanya hasil bagus dalam negosiasi yang dilakukan Real Madrid dan Sergio Ramos. Ivan Zamorano, mantan pemain Madrid, menyebut hal ini tidak pantas terjadi bagi Ramos.

“Cara Sergio Ramos pergi tidak pantas. Dia adalah kapten dengan pemenang terbanyak. Hari ini dewan tidak melakukan upaya apa pun untuk Ramos,” ujarnya memberikan penilaian.

Eks pemain Madrid lainnya, Predrag Mijatovic memastikan Madrid akan kesulitan mendapatkan gantinya. Keputusan yang terjadi menurutnya agak kurang bagus dalam hal ini.

“Akan sulit bagi seorang pemain untuk mencapai posisi ini, yang bisa mendekati semua yang telah dilakukan Ramos tahun-tahun ini. Saya berbicara dengannya beberapa bulan yang lalu . Saya tidak melihatnya baik pesimis maupun optimis. Dia adalah bek tengah terbaik dalam sejarah Real Madrid. Tanpa diragukan lagi,” katanya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...